Darilaut – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, mengatakan, UNG berkomitmen penuh untuk mengawal proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Hal ini agar tidak ada siswa yang gagal mendaftar hanya karena persoalan administratif atau kurangnya literasi digital mengenai sistem pendaftaran.
Menurut Prof. Hafidz pemahaman yang mendalam mengenai sistem SNPMB adalah kunci.
“Jangan sampai kesempatan berharga” mendaftar ke perguruan tinggi negeri hilang begitu saja hanya karena kurangnya pemahaman atau “terjadi kekeliruan saat melakukan pendaftaran,” kata Prof. Hafidz.
“Peran sekolah sangat sentral untuk mengarahkan siswa agar melangkah dengan benar di setiap tahapan.”
Sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN, UNG mulai melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi terkait SNPMB tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya calon mahasiswa, memperoleh pemahaman yang utuh dan akurat mengenai proses seleksi masuk perguruan tinggi.
Sosialisasi SNPMB 2026 kali ini difokuskan kepada sekolah-sekolah se-Provinsi Gorontalo melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (19/1).
Kegiatan tersebut menghadirkan para kepala sekolah dan operator sekolah sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi penerimaan mahasiswa baru kepada peserta didik.




