Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir Karena Pasang Maksimum Air Laut Terjadi di Manado

redaksi
10 Desember 2021
Kategori : Berita
0
Banjir Karena Pasang Maksimum Air Laut Terjadi di Manado

Kawasan pantai dan pusat perbelanjaan di Manado. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pasang maksimum air laut menyebabkan terjadinya banjir pesisir (rob) di wilayah Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (7/12) pukul 18.00 WITA.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado melaporkan tidak ada jiwa mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Banjir rob merendam 3 kelurahan di 3 kecamatan yaitu, Kelurahan Titiwungen Selatan di Kecamatan Sario, Kelurahan Karangria di Kecamatan Tuminting, dan Kelurahan Malalayang di Kecamatan Malalayang. Sebanyak 34 KK atau 113 jiwa terdampak akibat kejadian ini.

Banjir rob juga menyebabkan salah satu pusat perbelanjaan Mega Mall Manado terdampak diterjang ombak pasang.

Beberapa kendaraan yang terparkir di pinggir kawasan tersebut terkena hempasan ombak. Selain itu, 21 unit rumah warga juga terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat telah menyiapkan perlatan dan perlengkapan evakuasi tanggap darurat apabila diperlukan nantinya.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, banjir rob berangsur surut seiring dengan surutnya air laut.

Menurut kajian ina RISK, Kota Manado memiliki tingkat bahaya gelombang dan abrasi sedang hingga tinggi. Enam kecamatan masuk ke dalam kategori tersebut dengan luas bahaya sebesar 1.245 hektar.

BNPB mengimbau masyarakat di sepanjang garis pantai untuk selalu waspada dan siaga akan adanya potensi gelombang tinggi yang dapat menimbulkan bahaya lanjutan seperti banjir dan banjir rob.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Banjir RobBNPBBPBDManadoTeluk Manado
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

KabarMedan.com Raih Penghargaan Anugerah Dewan Pers 2021

Next Post

Our Ocean Conference Akan Berlangsung di Palau

Postingan Terkait

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

26 Agustus 2026
Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

26 Agustus 2026

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

Typhoon Saudel Set to Strike Okinawa and Amami, Japan

Topan Saudel Akan Menghantam Okinawa dan Amami Jepang

Next Post
Maluku Disiapkan Untuk Menjadi Lumbung Ikan Nasional

Our Ocean Conference Akan Berlangsung di Palau

Komentar tentang post

TERBARU

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Titik Panas di Kaltim Lebih Dari 13 Ribu, Sebaran Asap Melewati Kalimantan Utara dan Sabah Malaysia

AmsiNews

REKOMENDASI

Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

Pemerintah Perluas Kawasan Konservasi Mangrove

1 Januari 2020 Kapal di Perairan Indonesia Wajib Gunakan Bahan Bakar Low Sulfur

La Nina Bertahan 3 Tahun Dapat Menjadi Ancaman di Berbagai Negara

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Hingga Februari Mendatang

Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.