Sabtu, Agustus 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rupiah Ambruk, Tingkatkan Ekspor Perikanan

redaksi
4 September 2018
Kategori : Berita
0
Vaname

Udang Vaname. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Nilai tukar rupiah ambruk mendekati Rp 15 ribu per dollar AS menjadi peluang untuk meningkatkan ekspor perikanan Indonesia.

“Produk perikanan Indonesia yang berorientasi ekspor seperti udang, tuna, tongkol, cakalang dan kepiting mesti digenjot,” kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Moh Abdi Suhufan, Selasa (4/9) malam.

Hari ini, mengutip Bloomberg, nilai rupiah ditutup pada level Rp 14.935 per dollar AS.

Abdi mengatakan, kondisi ini mesti dimanfaatkan pelaku usaha perikanan untuk menggenjot ekspor. Selain untuk menambah devisa, peningkatan ekspor perikanan menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia merupakan pemain utama perikanan dunia. Upaya peningkatan volume ekspor saat ini akan berdampak pada pencapaian target ekpor nasional tahun 2018.

Pembuktian tersebut, menurut Abdi, perlu diwujudkan dengan dominasi produk ikan Indonesia di pasar internasional. Pada 2017 nilai ekspor perikanan Indonesia mencapai US$ 4,51 miliar atau sekitar Rp 60,8 triliun (dengan kurs Rp 13,000).

Abdi mengatakan, pemerintah dan dunia usaha perikanan perlu bersinergi untuk manfaatkan peluang menguatnya mata uang dollar AS. Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menargetkan nilai ekspor tahun ini sebesar US$ 5 miliar, angka yang mestinya optimis bisa dicapai dengan melihat iklim perdagangan dan pasar saat ini.

Menurut Abdi, pemerintah sebagai regulator perlu memantau aktvitas perdagangan ikan agar kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi. Sehingga tidak menimbulkan inflasi. “Sisi lain, peluang ekspor bisa dimanfaatkan secara optimal,” kata Abdi.*

Tags: DFW-IndonesiaKKP
Bagikan19Tweet2KirimKirim
Previous Post

KKP Kaji Stok Ikan

Next Post

DFW: Perhatikan Hasil Tangkapan Ikan

Postingan Terkait

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

21 Agustus 2026
Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa M 7,7 di Laut Flores NTT

21 Agustus 2026

Badai Tropis Terletak di Teluk Tonkin

Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

WMO Akan Merilis Kondisi Terkini El Niño Awal September

Fenomena El Niño dan IOD Positif di Indonesia Perkuat Kecenderungan Atmosfer yang Lebih Kering

Dampak El Niño di Greater Horn of Africa Dapat Memicu Curah Hujan dan Risiko Banjir

El Niño Sangat Kuat, Kemarau Makin Meluas

Next Post
Maluku, Pertama Terapkan Fair Trade Perikanan Tangkap Dunia

DFW: Perhatikan Hasil Tangkapan Ikan

Komentar tentang post

TERBARU

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa M 7,7 di Laut Flores NTT

Badai Tropis Terletak di Teluk Tonkin

Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

WMO Akan Merilis Kondisi Terkini El Niño Awal September

Fenomena El Niño dan IOD Positif di Indonesia Perkuat Kecenderungan Atmosfer yang Lebih Kering

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Majene, 34 Meninggal Dunia

Menelusuri Faktor Penyebab Pencemaran Air

Literasi Produk Kelautan yang Aman Dikonsumsi

UNG Buka Program Doktor Manajemen Pendidikan, Perkuat Riset dan SDM Unggul Nasional

Risiko Ranjau Laut di Selat Hormuz

FIP UNG Jalin Kerja Sama Strategis dengan Dinas Pendidikan Kab. Bolaang Mongondow Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.