Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas Laut Sebabkan Cuaca Ekstrem

redaksi
3 April 2022
Kategori : Berita
0
Perubahan Iklim Terlihat Melalui Cuaca yang Lebih Ekstrem

Cuaca yang makin ekstrem. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Gelombang panas laut dapat menyebabkan peristiwa cuaca ekstrem. Seperti badai tropis, angin kencang, hujan lebat, banjir dan kejadian lainnya.

Karena emisi gas rumah kaca, periode pemanasan ekstrem yang berkepanjangan di laut dan samudera telah meningkat frekuensinya sebesar 50% dalam 10 tahun terakhir dan menjadi lebih parah.

Gelombang Panas Laut (GPL) atau Marine Heat Waves (MHW) ini mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem laut, membuat cuaca ekstrem lebih mungkin terjadi, dan berdampak negatif pada industri perikanan, akuakultur, dan pariwisata.

Pemerintah harus berinvestasi dalam solusi berbasis alam dan secara ambisius mengurangi emisi berbasis bahan bakar fosil untuk membatasi dampak krisis iklim.

Lebih banyak penelitian, prediksi dan sistem peringatan yang lebih baik, dan langkah-langkah regional untuk membangun ketahanan laut dapat membantu melindungi masyarakat dan ekosistem dari gelombang panas laut.

Menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam atau International Union for Conservation of Nature (IUCN) suhu rata-rata lautan telah meningkat sebesar 1,5°C pada abad terakhir. Selama 10 tahun terakhir suhu rata-rata tahunan laut telah menjadi yang tertinggi yang pernah tercatat.

Selain pemanasan terus-menerus, periode diskret pemanasan laut regional yang ekstrim yang disebut gelombang panas laut menjadi lebih sering.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremEmisi gas rumah kacaGelombang Panas LautIUCNPerubahan Iklim
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Blob, Gelombang Panas Terbesar di Laut

Next Post

Minggu Pertama April Empat Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Bibit Siklon Tropis 94W Terbentuk di Samudra Pasifik

Minggu Pertama April Empat Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

BPPT Rancang Kapal Selam Buatan Indonesia

Ahli Mikroplastik Bertemu di Jepang, Dekan FIKP UMRAH Wakili Indonesia

BRIN: Penurunan Skor Inovasi Global Indonesia Perlu Ada Tindak Lanjut

Warga Kembali Menemukan Sarang Penyu di Pulau Jinato, TN Taka Bonerate

Fokus Polusi Plastik, 2023 Menandai Peringatan 50 tahun Hari Lingkungan Hidup

Jangan Habiskan Mangrove

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.