Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hindari Jalur Penerbangan di Sekitar Gunung Api Kerinci

redaksi
14 Januari 2023
Kategori : Berita
0
Hindari Jalur Penerbangan di Sekitar Gunung Api Kerinci

Gunung api Kerinci di wilayah Kabupaten Kerinci, Jambi, dan Solok Selatan, Sumatera Barat. FOTO: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi - Badan Geologi

Darilaut – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Sabtu (14/1) merekomendasikan sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung api Kerinci dihindari.

Hal ini karena sewaktu-waktu Gunung api Kerinci masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Gunung api Kerinci berada di wilayah Kabupaten Kerinci (Jambi) dan Solok Selatan (Sumatera Barat).

Pada Sabtu pagi gunung api ini mengalami erupsi pukul 06:58 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 750 m di atas puncak (± 4555 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat.

Pusat Vulkanologi juga merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung api Kerinci dan pengunjung/ wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung api kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif.

Masyarakat juga dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya atau Kawasan Rawan Bencana III.

Sementara itu, Gunung api Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar (Sumatera Barat) mengalami erupsi pada Sabtu, pukul 08.17 WIB.

Tinggi kolom letusan teramati ± 300 m di atas puncak (± 3191 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 1.8 mm dan durasi 73 detik.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badan GeologiGunung Api KerinciJambiPVMBGSumatera Barat
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

4 Gunung Api di Indonesia Meletus Sabtu Pagi

Next Post

Status Gunung Api Dieng Menjadi Waspada

Postingan Terkait

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026
Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Next Post
Status Gunung Api Dieng Menjadi Waspada

Status Gunung Api Dieng Menjadi Waspada

Komentar tentang post

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Kecelakaan Pelayaran di Minggu Pertama Juni

16 Kapal Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat, Sejumlah ABK Dalam Pencarian

UNG Berikan Penguatan untuk Operator Program Studi

Mengapa LBM PBNU Meminta Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Australia, Dekat Indonesia

Agar Tidak Membingungkan, Sutopo Purwo Nugroho Hapus Kicauan ini Bukan Tsunami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.