Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

redaksi
20 Juni 2024
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

Rekaman video tiga orang sedang berdiri di punggung paus saat melintas di perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. GAMBAR: @juliano19/Tiktok

Darilaut – Seekor paus sedang berenang, menyusur dan melintasi perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. 

Dalam rekaman video yang diunggah akun Tiktok @juliano19_, paus tersebut disebutkan sudah sering muncul di perairan tersebut. 

Individu paus yang belum diketahui jenisnya dan berukuran besar tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 10 detik.

Tampak di punggung paus dua orang berdiri dan seorang sedang duduk. Kemudian, tiga orang tersebut bediri di punggung paus.

Menurut peneliti kelautan lebih khusus mamalia laut/paus orca, Verrianto Madjowa, tindakan duduk dan berdiri di atas punggung paus tidak benar.

”Meskipun paus ini jinak, tubuhnya bukan tempat bermain manusia. ini satwa liar, bukan mainan,” kata Verri, Kamis (20/6).

Rekaman video tiga orang sedang duduk dan berdiri di punggung paus saat melintas di perairan dekat Pulau Misool, Raja Ampat, Papua. GAMBAR: @juliano19/Tiktok

Verri mengatakan Raja Ampat yang disebut-sebut dalam video tersebut adalah contoh konservasi laut yang berhasil di Indonesia, akan tetapi yang dipertontonkan dan divideokan ini tidak benar. Tidak menunjukkan Raja Ampat sebagai kawan konservasi yang berhasil.

Menurut Verri, tindakan seperti ini menunjukkan upaya konservasi di Raja Ampat belum maksimal.

”Mendekati saja paus tersebut atau kontak fisik dan bersentuhan harus dihindari,” ujarnya.

Paus adalah mamalia laut yang dilindungi di Indonesia dan global, satwa liar ini tidak bisa diperlakukan seperti itu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Mamalia lautPapuaRaja AmpatVerrianto Madjowa
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi PSU di TPS 2 Desa Tuladenggi

Next Post

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

Postingan Terkait

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

26 Agustus 2026
Banjir Melanda Parigi Moutong

Banjir Melanda Parigi Moutong

26 Agustus 2026

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Next Post
Beredar Video 3 Orang Berdiri di Punggung Paus di Perairan Raja Ampat

3 Orang Berdiri di Punggung Paus, Kepala BPSPL Makassar: Menunggangi Paus Bisa Kena Sanksi Pidana

TERBARU

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

AmsiNews

REKOMENDASI

Tumbuhan Zingiberaceae di Sulawesi Tengah Kandidat Obat Anti-HIV

Bibit 96B Bergerak dari Selat Malaka, Laut Andaman dan Teluk Benggala

Pascatsunami, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Tinggi

Penumpang Kapal Penyeberangan dan Pesawat Meningkat di Gorontalo

Bumi Sedang Sakit, Prof Alikodra: Sembuhkan dengan Prinsip Ekosofi

Korban Banjir Meninggal Dunia di Pakistan dan Afganistan Terus Bertambah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.