Rabu, April 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Meteorological Day, Peran BMKG Memberikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Indonesia

redaksi
23 Maret 2025
Kategori : Berita
0
BNPB Menginisiasi Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Tupa Bone Bolango

Proses pemasangan sistem instrumen peringatan dini banjir di Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu 28 Agustus 2024. FOTO: BNPB

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memegang peranan krusial dalam memberikan peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia.

Data yang terkumpul dianalisis oleh para ahli meteorologi untuk mengidentifikasi potensi terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Untuk memperingati Hari Meteorologi Sedunia (World Meteorological Day) ke-75 pada 23 Maret, BMKG meminta stakeholder untuk mengatasi kesenjangan respon cepat Peringatan Dini Cuaca Ekstrem.

Plt. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan dalam memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem, BMKG bekerja selama 24 jam non-stop. Setiap informasi yang dihadirkan melewati serangkaian proses ilmiah dan dikerjakan dengan teliti untuk mencapai keakuratan data maksimal.

“BMKG secara terus menerus memantau kondisi atmosfer laut dan daratan menggunakan berbagai peralatan canggih seperti radar cuaca, satelit, dan stasiun pengamatan,” kata Dwikorita dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-75 di Jakarta, Sabtu (22/3).

Adapun tema internasional Hari Meteorologi Dunia ke-75 adalah Closing The Early Warning Gap Together. Tema tersebut, menurut Dwikorita, harus direfleksikan dengan sungguh-sungguh untuk seluruh umat manusia di dunia—termasuk Indonesia–sebagai salah satu negeri rawan bencana di sepanjang tahun.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGCuaca EkstremHari Meteorologi SeduniaSistem Peringatan DiniWorld Meteorological Day
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kerugian Ekonomi Global Karena Cuaca US$ 4,3 Triliun

Next Post

Cuaca Ekstrem di Indonesia Januari Hingga Maret 2025 Mencapai 1.891 Kejadian

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

1 April 2026
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1 April 2026

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

21 ABK Nazila Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dibawa ke Gorontalo

Next Post
Banjir Melanda Bone Bolango dan Kota Gorontalo

Cuaca Ekstrem di Indonesia Januari Hingga Maret 2025 Mencapai 1.891 Kejadian

TERBARU

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

AmsiNews

REKOMENDASI

Sotong Flamboyan Dari Selat Lembeh

30 Persen Bahan Baku Ikan Indonesia Diekspor ke Amerika

Potensi Hujan, Awan Cumulonimbus dan Gelombang Tinggi Pekan Depan

Angin Kencang Merusak 526 Rumah di Gunung Kidul

Bibit Siklon Tropis 90S Akan Menguat Saat Bergerak ke Timur di Selatan Jawa

Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.