Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

redaksi
28 April 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
1070 Tumbuhan Terancam Punah, 214 Spesies Kritis

Tanaman khas Gorontalo dengan nama lokal “malahengo” terancam punah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Asep Hidayat mengingatkan keberadaan flora kita sedang menghadapi tekanan besar mulai dari deforestasi, konversi lahan, perambahan hutan, hingga perubahan iklim.

Ribuan spesies tumbuhan khas Indonesia bersifat endemik, langka, dan memiliki nilai ekologis, ekonomis, serta budaya yang tinggi.

“Sehingga, tak sedikit spesies kini berada di ambang kepunahan,” kata Asep dalam kegiatan Jamming Session Seri 1 Tahun 2025, dengan bertema “Konservasi dan Pemanfaatan Tumbuhan Khas Indonesia”, yang digelar secara daring, Kamis (24/4).

Kegiatan itu diinisiasi oleh Kelompok Riset Autekologi Flora Endemik dan Dilindungi (AFEL) serta Kelompok Riset Autekologi Flora Perdagangan.

“Konservasi bukan hanya soal pelestarian, tapi juga tentang bagaimana kita mengelola kekayaan hayati ini secara berkelanjutan dengan pendekatan berbasis pengetahuan, teknologi modern, dan kearifan lokal,” ujarnya.

Asep mengatakan kajian ilmiah dalam konservasi, tidak berdampak secara instan. Namun demikan, jika dimanfaatkan secara tepat bisa mempunyai pengaruh yang sangat besar.  Kajian ilmiah memiliki peran strategis dalam mendukung konservasi keanekaragam hayati di Indonesia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINKonservasi BerkelanjutanKonservasi Tumbuhan
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Krisis Polusi Meningkat, 180 Negara Bahas Pembatasan Bahan Kimia Beracun

Next Post

Pentingnya Konservasi Tumbuhan Khas Indonesia

Postingan Terkait

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

15 September 2026
Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

15 September 2026

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

1.637 Titik Mengalami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrim

Kekeringan, Karhutla dan Asap Meluas di Berbagai Wilayah Indonesia

Survei Meteo-Oseanografi di Selat Sunda Penting Untuk Mendukung Keselamatan Pelayaran dan Aktivitas Masyarakat

Next Post
Pentingnya Konservasi Tumbuhan Khas Indonesia

Pentingnya Konservasi Tumbuhan Khas Indonesia

TERBARU

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

1.637 Titik Mengalami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrim

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Hinnamnor Terbentuk di Samudra Pasifik

Bibit 91W Berkembang di Selatan Jepang, 99W Mendarat di Qinzhou

Gempa Laut Tanimbar Memunculkan Lumpur, Bukan Pulau Baru

Pencairan Gletser Berkontribusi pada Kenaikan Permukaan Laut

Jagung Hasil Rekayasa Genetika Butuh Modal Besar, Petani Kecil Sulit Mengakses Bibit

Gempa Darat M 5,8 yang Mengguncang Sukabumi Akibat Aktivitas Penunjaman

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.