Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Banjir Berisiko Melepas Bahan Kimia Berbahaya

redaksi
14 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Air Sangat Penting Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Banjir salah satu sumber utama pencemaran air, mengancam kualitas air serta kesehatan dan keselamatan manusia. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Banjir yang banyak terjadi di berbagai negara, tidak hanya membawa dampak ekonomi dan kerusakan lainnya. Bencana banjir dan banjir bandang berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya.

Laporan Frontiers edisi ke-7 bagian dari inisiatif Foresight Trajectory UNEP (Program Lingkungan PBB) juga mengidentifikasi risiko dari remobilisasi bahan kimia yang telah dilarang dan dihapuskan beberapa dekade lalu.

Dalam siaran pers UNEP menyebutkan banjir dapat membawa bahan kimia tersebut ke permukaan, setelah terakumulasi dalam sedimen selama berabad-abad.

Saat banjir mengaduk sedimen dan puing, bahan kimia beracun dapat terlepas dan kembali memasuki wilayah perkotaan atau sistem pangan.

Laporan ini mencantumkan tindakan efektif untuk mengurangi risiko yang semakin meningkat, seperti pengendalian tradisional seperti polder, tanggul, dan waduk retensi, sistem drainase yang lebih baik, solusi berbasis alam (misalnya, pendekatan kota spons).

Begitu pula dengan pemantauan polutan secara berkala di berbagai lokasi dan produk, serta studi dampak ekonomi tentang jenis polusi ini.

Penuaan Bendungan

Ancaman lain yang muncul dalam Laporan Frontiers 2025 adalah risiko penuaan bendungan. Selain banyak manfaat, bendungan dapat merugikan masyarakat adat dan masyarakat yang bergantung pada perikanan, serta merusak ekosistem.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bahan KimiaBanjirGletserUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bangkitnya Mikroba ”Zombie” Purba

Next Post

Apakah Paus Pembunuh Ada di Teluk Tomini?

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Apakah Paus Pembunuh Ada di Teluk Tomini?

Apakah Paus Pembunuh Ada di Teluk Tomini?

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Tak Ada Cold Storage, Ikan di Sangihe Dibuang ke Laut

Islandia Akan Mengakhiri Perburuan Paus Tahun 2024

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Tuvalu Negara Terkecil di Pasifik yang Terancam Naiknya Permukaan Laut

Kemlu, Soal 2 ABK Indonesia di Pakistan

El Niño Berpotensi Meningkatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.