Darilaut – Topan (typhoon) Wipha mendarat di dekat Makao dan terus bergerak menjauh dari Hong Kong, pada Minggu (20/7) sore.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Wipha bergerak menjauh dari Hong Kong. Namun, angin kencang hingga badai dari arah tenggara masih sesekali memengaruhi sebagian wilayah tersebut.
Pada Minggu malam Observatorium akan mengeluarkan Sinyal Angin Kencang, No. 3 pada pukul 19.40.
Wipha masih akan membawa hujan deras di sekitar Muara Sungai Pearl malam ini dan besok. Gelombang laut akan tetap tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjauhi garis pantai, dan tidak melakukan olahraga air.
Dalam satu jam terakhir, kecepatan angin maksimum yang tercatat di Ngong Ping, Cheung Chau, dan Tap Mun adalah 82, 60, dan 58 kilometer per jam dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 112, 68, dan 66 kilometer per jam.
Setelah mendarat, Siklon Tropis Wipha bergerak melintasi pesisir barat Guangdong dan menuju Teluk Tonkin (Beibu Wan) Senin (21/7). Hujan dan badai petir menyertai pendaratan topan ini.
Melansir Xinhua, Provinsi Hainan dan Guangdong di Cina Selatan berada dalam status siaga tinggi karena Topan Wipha.
Di Kota Zhuhai, Guangdong, diperkirakan akan mengalami angin kencang dan hujan lebat, pihak berwenang menaikkan status peringatan topan menjadi merah dan meningkatkan status tanggap darurat pengendalian topan ke Level I pada Minggu pagi, menurut biro meteorologi setempat.




