Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Wipha Mendarat Dekat Makao dan Terus Menjauh Dari Hong Kong

redaksi
20 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Topan Wipha Mendarat Dekat Makao dan Terus Menjauh Dari Hong Kong

Topan (Typhoon) Wipha setelah mendarat di pesisir Cina Selatan, Minggu (20/7). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (typhoon) Wipha mendarat di dekat Makao dan terus bergerak menjauh dari Hong Kong, pada Minggu (20/7) sore.

Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Wipha bergerak menjauh dari Hong Kong. Namun, angin kencang hingga badai dari arah tenggara masih sesekali memengaruhi sebagian wilayah tersebut.

Pada Minggu malam Observatorium akan mengeluarkan Sinyal Angin Kencang, No. 3 pada pukul 19.40.

Wipha masih akan membawa hujan deras di sekitar Muara Sungai Pearl malam ini dan besok. Gelombang laut akan tetap tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjauhi garis pantai, dan tidak melakukan olahraga air.

Dalam satu jam terakhir, kecepatan angin maksimum yang tercatat di Ngong Ping, Cheung Chau, dan Tap Mun adalah 82, 60, dan 58 kilometer per jam dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 112, 68, dan 66 kilometer per jam.

Setelah mendarat, Siklon Tropis Wipha bergerak melintasi pesisir barat Guangdong dan menuju Teluk Tonkin (Beibu Wan) Senin (21/7). Hujan dan badai petir menyertai pendaratan topan ini.

Melansir Xinhua, Provinsi Hainan dan Guangdong di Cina Selatan berada dalam status siaga tinggi karena Topan Wipha.

Di Kota Zhuhai, Guangdong, diperkirakan akan mengalami angin kencang dan hujan lebat, pihak berwenang menaikkan status peringatan topan menjadi merah dan meningkatkan status tanggap darurat pengendalian topan ke Level I pada Minggu pagi, menurut biro meteorologi setempat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: GuangdongHong Kong ObservatoryJTWCLaut Cina SelatanTopan Wipha
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

PT Pegadaian Buka Beasiswa untuk Mahasiswa UNG

Next Post

Hakim Agung Bahas Dasar Penegakan Hukum di Pascasarjana UNG

Postingan Terkait

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

23 Juli 2026
Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

23 Juli 2026

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Next Post
Hakim Agung Bahas Dasar Penegakan Hukum di Pascasarjana UNG

Hakim Agung Bahas Dasar Penegakan Hukum di Pascasarjana UNG

TERBARU

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

AmsiNews

REKOMENDASI

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

Pemudik Beli Tiket Kapal Laut Lebih Awal

Hutan Mangrove di Indonesia Terus Menyusut

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Maluku Disiapkan Untuk Menjadi Lumbung Ikan Nasional

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.