Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

11 Negara Ikut Pelatihan Indeks Kesehatan Terumbu Karang

redaksi
14 November 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Terumbu karang

FOTO: AGUS BUDIYANTO/P2O LIPI

Bali – Sebanyak 21 orang peserta dari 11 negara mengikuti pelatihan Indeks Kesehatan Terumbu Karang (Coral Reefs Health Index). Pelatihan yang berlangsung di Bali pada minggu ketiga Oktober itu, berakhir pada awal November.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Regional Tratining and Research Center for Marine Biodiversity and Ecosystem Health (Pusat Pelatihan dan Penelitian Regional untuk Keanekaragaman Hayati dan Kesehatan Ekosistem Laut), disingkat RTRC MarBEST.

11 negara yang ikut kegiatan ini masing-masing Indonesia, Bangladesh, China, Malaysia, Myanmar, dan Filipina. Selain itu, Papua New Guinea, Sri Lanka, Singapora, Solomon dan Italia. Untuk mengikuti kegiatan ini melalui proses seleksi.

Sebanyak 93 orang mendaftar dari berbagai negara. Yang lolos mengikuti pelatihan hanya 21 orang. Peserta yang terpilih karena memiliki tingkatan keahlian menyelam dan pengetahuan dasar mengenai terumbu karang.

Nara sumber dalam pelatihan ini adalah sejumlah ahli terumbu karang dunia. Masing-masing Prof Suharsono dari Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI (Indonesia), Prof Ove Hoegh Guldberg dari University of Queensland (Australia), Prof Peter Mumby dari University of Queensland (Australia). Selanjutnya, Prof Kazuo Nadaoka dari Tokyo Institute of Technology (Jepang), Dr Thamasek Yeemin dari Rhamkhamhaeng University (Thailand), Dr Giyanto dari Pusat Penelitian Oseanografy-LIPI (Indonesia) dan Dr Domminic Bryant dari Global Change Institute-University of Queensland (Australia).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Indeks Kesehatan LautP2O LIPITerumbu Karang
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Cari Nelayan, Empat Penyelam di Lombok Sempat Hilang

Next Post

Harga Rumput Laut Eucheuma di Rote Rp 20 Ribu Per Kg

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Next Post
Rumput laut

Harga Rumput Laut Eucheuma di Rote Rp 20 Ribu Per Kg

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Ilmuwan Dapat Membuktikan Gelombang Gravitasi Rendah di Alam Semesta

Individu Baru Paus Orca K Pod

Topan Shanshan Mengarah ke Jepang

Adu Pengaruh di Laut Natuna Utara

Badai Tropis Calvin Melewati Selatan Kepulauan Hawaii

Ikan Napoleon, Makanan Mewah dan Mahal di Hong Kong

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.