Darilaut – Sepanjang Januari hingga Desember tahun 2025 tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sebanyak 15,39 juta.
Rata-rata pengeluaran per kedatangan (average spending per arrival/ASPA) sebesar 1.267 dolar AS. Capaian ini melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.
Sementara itu, wisatawan nusantara (wisnus) secara kumulatif mencapai 1,2 miliar perjalanan sepanjang 2025, melampaui target RKP sebesar 1,08 miliar perjalanan dan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.
Memasuki 2026, pemerintah menargetkan 16 juta hingga 17,6 juta kunjungan wisman dan 1,18 miliar perjalanan wisnus.
Upaya pencapaian target tersebut akan difokuskan pada peningkatan kualitas destinasi, penguatan konektivitas, pengembangan event, serta promosi yang lebih terarah dan berbasis pasar.
Pencapaian tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pariwisata, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat luas.
“Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, pariwisata Indonesia diharapkan terus tumbuh secara berkelanjutan, memberikan manfaat yang semakin luas, dan menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru tanah air,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.




