Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura Karena Gelombang Rossby Ekuatorial dan La Nina

redaksi
22 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura Karena Gelombang Rossby Ekuatorial dan La Nina

GAMBAR: GOOGLE

Darilaut – Analisis peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) gelombang Rossby Ekuatorial dapat memicu hujan ekstrem di Padang, Sumatra Barat dan Jayapura, Papua. Kondisi ini semakin besar ketika berinteraksi dengan kondisi La Niña.

Hujan ekstrem di wilayah ekuatorial (khatulistiwa) Indonesia dipengaruhi oleh interaksi kompleks berbagai proses atmosfer skala besar dan regional.

Peneliti Ahli Pertama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, BRIN, Fadli Nauval, mengatakan bahwa Gelombang Rossby Ekuatorial (Equatorial Rossby/ER waves) merupakan gelombang atmosfer skala besar yang terperangkap di sekitar ekuator akibat efek beta dan bergerak ke arah barat dengan skala waktu sekitar 10 hingga 30 hari.

Gelombang ini mampu bertahan cukup lama di suatu wilayah sehingga memberikan waktu bagi sistem konvektif untuk berkembang dan terorganisasi.

Di wilayah Maritim Indonesia, interaksi antara gelombang atmosfer, laut hangat, serta topografi yang kompleks membuat respons konveksi menjadi sangat sensitif.

“Ketika gelombang ini bertemu dengan lingkungan yang lembab, konveksi tidak hanya meningkat, tetapi juga menjadi lebih persisten sehingga berpotensi memicu kejadian hujan ekstrem,” kata Fadli, seperti dikutip dari Brin.go.id, Jumat (20/2).

Fadli fokus pada kajian penelitian pada dua kota ekuatorial Indonesia, yaitu Padang dan Jayapura. Padang yang berada di pesisir barat Sumatra berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan diperkuat oleh pengangkatan orografis Bukit Barisan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINEkuatorGelombang Rossby EkuatorialLa Ninapotensi hujan lebat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Next Post

Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 15,39 Juta

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

25 Mei 2026
Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Next Post
Kemenhub Mendorong Masyarakat Beli Tiket Secara Online

Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 15,39 Juta

TERBARU

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

AmsiNews

REKOMENDASI

Ribuan Ikan Koi Terlepas ke Danau Limboto Akibat Banjir Besar di Gorontalo

Tsunami di Palu Beda dengan di Aceh

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Utara Jayapura, 95W di Utara Kepulauan Mariana

Siklon Tropis Courtney Dapat Menguat di Barat Daya Jawa Barat

Plankton Lenyap, Kehidupan di Daratan Tak Akan Bertahan Lama

3 Orang Pengantar Rumput Laut yang Hilang di Sabu Raijua Ditemukan Selamat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.