Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menteri Susi Soroti Perang Dagang Tiongkok-AS

redaksi
3 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Seminar udang

FOTO: KKP

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti perang dagang (trade war) yang tengah terjadi antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Dengan momentum ini, dapat dimanfaatkan secara bijak oleh para pelaku usaha perikanan.

“Saya berharap seluruh pelaku bisnis perikanan Indonesia, baik yang tangkapan laut, processing, maupun pembudidaya mengambil momentum ini untuk lari, untuk meloncat. Jangan ulangi kejadian tahun 2001 ke 2004, di mana Amerika menempatkan anti dumping kepada Tiongkok, Thailand, dan Vietnam, budidaya udang Indonesia justru tidak bangkit,” kata Susi, saat Seminar Innovative Aquaculture bertajuk ‘Sci Days Class: Menuju Kejayaan Udang Nasional untuk Meraih Devisa’ di JiExpo, Kemayoran, Kamis (29/11) di Jakarta.

Kegiatan ini rangkaian acara Aquatica Asia dan Indoaqua 2018 yang mengusung tema ‘Transform Aquaculture Business Into Industry 4.0’. Seminar dihadiri para stakeholder perikanan budidaya, baik udang, ikan, hingga pakan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di masa lalu, menurut Susi, ketika Tiongkok atau Thailand dikenai anti dumping dari AS, justru pengusaha Indonesia membantu menjual barang-barang dari negara tersebut dengan menggunakan dokumen kepemilikan atas nama perusahaan Indonesia. Akibat kejadian ini Indonesia hampir dikenai embargo oleh AS.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPSusi PudjiastutiUdang
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Problem Tumpahan Minyak Banyak Terjadi di Indonesia

Next Post

Jangan Habiskan Mangrove

Postingan Terkait

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

23 September 2026
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

23 September 2026

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Next Post
Tambak

Jangan Habiskan Mangrove

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Pelaut Sebagai Penggerak Kelancaran Perekonomian Dunia

Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Februari 2026 Naik Lebih Dari 5 Persen

Bibit Siklon Tropis 91S Berkembang di Barat Barat Daya Bengkulu

Kapal MV Nur Allya Hilang Kontak di Perairan Obi, Maluku Utara

Pertanian Jagung Merusak Nutrisi Tanah, Petani Muda Ilomata Gorontalo Beralih ke Agroforestri

Topan Ampil Bergerak ke Utara, Tinggi Gelombang 8,8 Meter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.