Darilaut – Emisi gas rumah kaca menyebabkan Bumi memanas. Saat gas rumah kaca mengalir ke atmosfer, suhu rata-rata Bumi meningkat dengan cepat.
Pada tahun 2024, suhu permukaan global 1,5°C lebih hangat daripada pada paruh kedua abad ke-19.
Hal ini melanjutkan tren peningkatan suhu selama 100 tahun, dengan pemanasan paling intens terjadi selama dua dekade terakhir.
Pemanasan ini mendestabilisasi atau menjadikan tidak stabil sistem iklim Bumi.
Kondisi ini menyebabkan apa yang menurut para peneliti adalah peningkatan banjir, gelombang panas, kebakaran hutan, dan cuaca ekstrem lainnya.
Iklim sedang berubah dan itu berarti masalah. Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) menyajikan krisis iklim dalam bentuk grafik yang berasal dari laporan terbaru.




