Kamis, Mei 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

redaksi
28 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Kuda laut. FOTO: BRIN

Darilaut – Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sistem Biota Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Masayu Rahmia Anwar Putri, menekankan pentingnya penyusunan baseline nasional sebagai dasar penguatan Rencana Aksi Nasional (RAN) kuda laut Indonesia.

Menurut Masayu, status global suatu spesies (seperti kuda laut) belum tentu mencerminkan kondisi populasi di Indonesia.

“Kita harus memiliki baseline sendiri. Bisa jadi secara global spesies dinyatakan kritis, tetapi di Indonesia sumber dayanya masih ada dan dapat dibuktikan,” ujar Masayu, dalam lokakarya “Eksplorasi Opsi Pengelolaan Penangkapan dan Perdagangan Kuda Laut di Indonesia” yang diselenggarakan BRIN bersama Project Seahorse – Institute for the Oceans and Fisheries, University of British Columbia, Kanada, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Rabu (20/5).

Masayu menjelaskan bahwa pada 2026 tim akan melakukan kajian status nasional untuk beberapa spesies kuda laut.

Kajian ini membuka peluang kolaborasi dengan universitas maupun organisasi nonpemerintah yang memiliki data terkait.

Selain itu, Masayu menyoroti pentingnya kajian Non-Detriment Finding (NDF) guna memastikan perdagangan kuda laut Indonesia tidak mengancam kelestarian populasi di alam.

“Dari delapan spesies yang masuk perdagangan, baru dua yang final kajian NDF-nya. Kajian ini penting agar perdagangan kuda laut Indonesia bersifat non-detriment dan dapat dipertanggungjawabkan saat ekspor ke negara lain,” kata Masayu, seperti dikutip dari Brin.go.id.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINkuda lautMasayu Rahmia Anwar PutriProject Seahorse
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

Next Post

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

28 Mei 2026
BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

28 Mei 2026

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

Lulus UTBK-SNBT di UNG Calon Mahasiswa Daftar Ulang

Siklon Tropis Jangmi Bawa Hujan di Sulawesi Utara dan Gelombang Tinggi di Laut Sulawesi

Badai Tropis Jangmi Terbentuk di Laut Filipina, Dekat Yap

Korban Terseret Longsor Hingga ke Laut di Pesisir Bone Bolango Selamat

Banjir Bandang Terjang Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Next Post
BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

TERBARU

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

Lulus UTBK-SNBT di UNG Calon Mahasiswa Daftar Ulang

Siklon Tropis Jangmi Bawa Hujan di Sulawesi Utara dan Gelombang Tinggi di Laut Sulawesi

AmsiNews

REKOMENDASI

WHO Bahas Covid-19 Apakah Tetap Darurat Kesehatan Global

Banjir Bandang Sinyal Runtuhnya Ekosistem Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

Riset LSI Denny JA, 99 Persen Kasus Virus Corona Selesai Bulan Juni 2020

Temuan BPPT Terkait Pascagempa Mamuju

Fenomena Iklim dan Kebutuhan Air di Pulau Kecil

Masa Depan Partai Islam di Serambi Madinah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.