Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Malam Ini Purnama Stroberi Super

redaksi
14 Juni 2022
Kategori : Berita
0
Malam Ini Purnama Stroberi Super

Super Strawberry Moon, Bulan Purnama berada dekat dengan Bumi, menjadikannya Supermoon. Bulan Strawberry di atas Long Beach, New York, pada Juni 2021. FOTO: iStockphoto.com/Scott Heaney/Timeanddate.com

Darilaut – Bila cuaca cerah, malam ini Selasa (14/6) kita dapat menyaksikan Purnama Stroberi Super (Full Strawberry Supermoon) atau Super Strawberry Moon.

Bulan Stroberi atau dikenal juga dengan supermoon dapat dilihat semua orang yang ada di Bumi.

Menurut Timeanddate.com, Bulan Purnama pada 14 Juni 2022 yang dikenal sebagai Bulan StrawberI karena orbitnya sangat dekat dengan Bumi, juga disebut Supermoon.

Supermoon adalah ketika Bulan Purnama terjadi ketika Bulan berada paling dekat dengan Bumi, yang dikenal sebagai perigee.

Supermoon sebagai Bulan Purnama yang terjadi ketika pusat Bulan kurang dari 360.000 kilometer (sekitar 223.694 mil) dari pusat Bumi.

Yang perlu diketahui untuk melihat Super Moon Strawberry adalah waktu terbit dan terbenamnya bulan di lokasi Anda.

Bulan Purnama Super dapat terlihat hingga 7% lebih besar dari Bulan Purnama biasanya (rata-rata). Terlihat 14% lebih besar dan 30% lebih terang daripada Micromoon.

Bulan muncul penuh pada hari-hari sebelum dan sesudah waktu Bulan Purnama yang tepat. Jadi jika cuaca tidak mendukung pada hari itu atau Anda melewatkan bulan terbit pada 14 Juni, Anda masih dapat melihat pemandangan spektakuler pada hari berikutnya.

Astrofisikawan residen Timeanddate, Graham Jones, mengatakan ini adalah pemandangan yang tidak berubah sepanjang sejarah manusia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fenomena LangitGelombang pasangPurnama Stroberi SuperSupermoon
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ini Keunikan Ikan Hiu Berjalan yang Bergerak dengan Otot Sirip Dada

Next Post

Gulf Grouper, Ikan Kerapu Bertubuh Besar

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Gulf Grouper, Ikan Kerapu Bertubuh Besar

Gulf Grouper, Ikan Kerapu Bertubuh Besar

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyakit Demam Berdarah Dengue Meningkat, Tercatat 45 Ribu Kasus dan 432 Meninggal

Rektor Eduart Tekankan Profesionalisme ASN PPPK di UNG

Peneliti UMN: Dewan Pers Patut Mempertimbangkan Moratorium Perusahaan Pers

Banyak Faktor penyebab Kebocoran Pipa Gas Bawah Laut

Banjir Melanda Pulang Pisau, Kapuas Hulu, Kotawaringin Barat dan Aceh Timur

Hiu Paus yang Terperangkap Jaring Ikan di Lombok Timur Berhasil Diselamatkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.