Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

redaksi
6 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Sisi gelap pusat data Artificial Intelligence. GAMBAR: POTONGAN VIDEO BUSINESSINSIDER.COM

Darilaut – Inovasi kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence – AI) memberikan manfaat pada teknologi. Namun, laporan terbaru dari United Nations University (UNU) menyebutkan teknologi AI berdampak pada lingkungan yang mengancam air, tanah, dan iklim.

Kecerdasan Buatan tidak hanya bertanggung jawab atas jumlah gas rumah kaca yang mengkhawatirkan yang menyebabkan pemanasan bumi.

Melansir UN News, jejak lingkungan teknologi ini juga berkembang dengan kecepatan yang dapat membebani sumber daya alam planet ini.

Pusat data, infrastruktur global yang mendukung AI, dapat mengonsumsi 945 terawatt-jam listrik setiap tahunnya pada tahun 2030 – hampir tiga kali lipat gabungan penggunaan listrik tahunan Pakistan, Bangladesh, dan Nigeria, negara-negara yang secara kolektif dihuni oleh lebih dari 650 juta orang.

Namun, ini hanyalah puncak gunung es. Selain jejak karbon, setiap unit listrik yang digunakan oleh pusat data juga membawa “jejak air” untuk pendinginan dan produksi energi, dan “jejak lahan” yang terkait dengan pembangkit listrik dan rantai pasokan.

Mengukur Keberlanjutan

Hasil studi Universitas PBB, konsumsi air terkait AI dapat setara dengan kebutuhan domestik tahunan dasar 1,3 miliar orang pada akhir dekade ini, sementara jejak lahannya dapat melebihi 14.500 kilometer persegi — kira-kira dua kali ukuran wilayah metropolitan Jakarta.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Artificial IntelligenceDampak LingkunganKecerdasan BuatanPBBPusat Data AIUN University
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Next Post

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Postingan Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

Next Post
Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

TERBARU

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

AmsiNews

REKOMENDASI

Lima Nelayan Meninggal dan Musnahnya Biota Laut

Gempa M 7,7 NTT Mengakibatkan 2403 Unit Rumah Rusak, Gempa Susulan 995 kali

Maklumat Pelayaran Pencarian Kapal MV Nur Allya

Jika Ukuran Kuda Laut Hasil Sitaan Menurun itu Indikasi Tekanan Terhadap Populasi

Tiga Provinsi Dijadikan Proyek Percontohan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Gempa yang Mengguncang Bitung M7,6 Berpotensi Tsunami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.