Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

redaksi
17 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Sebuah kapal yang membawa pengungsi Rohingya melintasi Laut Andaman tetap berlabuh di lepas pantai setelah para pengungsi turun di sebuah pantai di Aceh, Indonesia pada 8 Januari 2023. FOTO: UNHCR

Darilaut – Lebih dari 500 orang dikhawatirkan meninggal dunia di atas dua kapal yang dilaporkan terbalik dan tenggelam di lepas pantai Myanmar beberapa hari terakhir.

Melansir UN News, dalam peringatan bersama pada hari Kamis, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan badan pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan bahwa kedua kapal tersebut berlayar dari negara bagian Rakhine, Myanmar, pada akhir Juni.

Kontak terputus dengan satu kapal yang membawa sekitar 250 orang tak lama setelah berangkat. Kapal kedua, dengan 280 orang di dalamnya, tenggelam di lepas pantai Ayeyarwady, Myanmar, pada 8 Juli.

Para penumpang sebagian besar adalah etnis Rohingya dari negara bagian Rakhine yang telah menghadapi penganiayaan selama beberapa dekade oleh otoritas Myanmar.

Perahu-perahu yang digunakan dalam perjalanan semacam itu seringkali tidak cocok untuk laut lepas dan dijejali jauh melebihi kapasitas.

Beberapa dari mereka yang berada di atas kapal juga melakukan perjalanan dari kamp pengungsi Cox’s Bazar di negara tetangga Bangladesh, yang merupakan rumah bagi sekitar satu juta Rohingya, yang melarikan diri dari kekerasan yang dipimpin negara terhadap mereka pada tahun 2017.

Laut Lepas

Badan PBB mencatat bahwa perahu-perahu tersebut berlayar di luar musim berlayar reguler ketika kondisi lebih berbahaya.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: IOMKapal TenggelamMyanmarRohingyaUNHCR
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Next Post

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Postingan Terkait

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

17 Juli 2026
Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

17 Juli 2026

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Krisis Teluk, Sekjen PBB Memperingatkan Agar Tidak Kembali ke Perang Skala Penuh

AMSI, BPI dan AVISI Sepakat Melawan Konten Ilegal untuk Selamatkan Industri Kreatif

Next Post
Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

TERBARU

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

AmsiNews

REKOMENDASI

Hindari Pemalsuan Sertifikat Pelaut Kemenhub Perkuat Sistem Layanan Online

KSDA Papua Fasilitasi Transplantasi Karang di Teluk Youtefa

Tuna Sirip Kuning Mulai Masuk ke Teluk Tomini

Komunitas Pers Menolak Draf RUU Penyiaran

Bibit 94S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Siklon Tropis 12S Terbentuk di Dekat Kepulauan Cocos

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.