Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hiu Carcharhinus obsolerus, Mungkin Sudah Punah

redaksi
30 Januari 2019
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Carcharhinus obsolerus

Carcharhinus obsolerus. FOTO: PLOS ONE

SEJUMLAH ilmuwan menemukan spesies hiu baru Carcharhinus obsolerus. Spesies hiu ini diidentifikasi dari sampel museum yang berusia puluhan tahun dan belum pernah terlihat di sejak 1930-an.

Karena itu, para peneliti memberi julukan spesies “hiu yang hilang” pada nama kedua dalam taksonomi tersebut dalam bahasa Latin “punah.”

Dalam journal PLOS ONE yang terbit awal Januari, spesies Carcharhinus obsolerus ini pernah terlihat di perairan Kalimantan, Thailand dan Vietnam. Penulis di jurnal ini masing-masing William T. White, Peter M. Kyne dan Mark Harris.

Hiu ini mirip dengan bull shark dan blacktip. Perbedaannya pada gigi, moncong, sirip dan tulang belakang nya cukup khas. Sehingga para ilmuwan menyatakan sebagai spesies sendiri.

Terlepas dari namanya, para peneliti masih berharap permainan petak umpet mungkin menemukan bukti bahwa hiu yang hilang masih ada.

Seperti ditulis Therevelator.org, ahli biologi konservasi dan peneliti senior di Universitas Charles Darwin Australia Peter M. Kyne mengatakan, sangat mungkin hiu yang hilang ini masih berkeliaran di perairan pantai Laut Cina Selatan, dinamai demikian karena tidak dapat ditemukan spesimennya.

Hiu ini hanya teramati tiga kali. Peneliti yang mengumpulkan spesimen sejak puluhan tahun lalu, tidak pernah secara memadai mendapatkan spesies ini.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Carcharhinus obsolerusHiuKalimantan
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Spesies Hiu Baru, Hilang Sebelum Ditemukan

Next Post

Libatkan 7,6 Juta Relawan, Indonesia Pimpin Aksi Cleanup Terbesar di Dunia

Postingan Terkait

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

17 Juni 2026
2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

17 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Next Post
Clean World Conference di Estonia

Libatkan 7,6 Juta Relawan, Indonesia Pimpin Aksi Cleanup Terbesar di Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

15 Tahun Ujicoba Budidaya Ikan Belida

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Apa Saja Fasilitas di SKPT Sebatik?

Kota Gorontalo Menyuplai Air Bersih di Boalemo dan Bone Bolango yang Mengalami Kekeringan

Sofyan Jakfar: Netralitas ASN Kunci Pilkada Bersih dan Demokratis

Wendi dan Firjal Pimpin AMSI Maluku Utara 2023 – 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.