Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hiu Carcharhinus obsolerus, Mungkin Sudah Punah

redaksi
30 Januari 2019
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Carcharhinus obsolerus

Carcharhinus obsolerus. FOTO: PLOS ONE

SEJUMLAH ilmuwan menemukan spesies hiu baru Carcharhinus obsolerus. Spesies hiu ini diidentifikasi dari sampel museum yang berusia puluhan tahun dan belum pernah terlihat di sejak 1930-an.

Karena itu, para peneliti memberi julukan spesies “hiu yang hilang” pada nama kedua dalam taksonomi tersebut dalam bahasa Latin “punah.”

Dalam journal PLOS ONE yang terbit awal Januari, spesies Carcharhinus obsolerus ini pernah terlihat di perairan Kalimantan, Thailand dan Vietnam. Penulis di jurnal ini masing-masing William T. White, Peter M. Kyne dan Mark Harris.

Hiu ini mirip dengan bull shark dan blacktip. Perbedaannya pada gigi, moncong, sirip dan tulang belakang nya cukup khas. Sehingga para ilmuwan menyatakan sebagai spesies sendiri.

Terlepas dari namanya, para peneliti masih berharap permainan petak umpet mungkin menemukan bukti bahwa hiu yang hilang masih ada.

Seperti ditulis Therevelator.org, ahli biologi konservasi dan peneliti senior di Universitas Charles Darwin Australia Peter M. Kyne mengatakan, sangat mungkin hiu yang hilang ini masih berkeliaran di perairan pantai Laut Cina Selatan, dinamai demikian karena tidak dapat ditemukan spesimennya.

Hiu ini hanya teramati tiga kali. Peneliti yang mengumpulkan spesimen sejak puluhan tahun lalu, tidak pernah secara memadai mendapatkan spesies ini.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Carcharhinus obsolerusHiuKalimantan
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Spesies Hiu Baru, Hilang Sebelum Ditemukan

Next Post

Libatkan 7,6 Juta Relawan, Indonesia Pimpin Aksi Cleanup Terbesar di Dunia

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Clean World Conference di Estonia

Libatkan 7,6 Juta Relawan, Indonesia Pimpin Aksi Cleanup Terbesar di Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Asna Ntelu Kukuhkan Prestasi Akademik di Bidang Analisis Wacana Budaya

Badai Tropis Krathon Hampir Tidak Bergerak di Daratan Taiwan

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Nelayan Kecil di Saumlaki Sulit BBM

Lanal Yogyakarta Menanam 3 Ribu Bibit Mangrove di Bantul

Terdampar di Bebatuan Pantai Sonora Paus Bungkuk Berhasil Diselamatkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.