Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

redaksi
5 Juli 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

FOTO: BPSPL DENPASAR

Jakarta – tim dokter dari Iam Flying Vet bersama Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian seekor dugong (Dugong dugon) di Bali.

Dugaan sementara, penyebab kematian ini mengarah pada kasus toksikasi senyawa aktif dalam pakan atau air. Kemudian menyebabkan kematian akut.

Dugong berjenis kelamin betina ini ditemukan mati terdampar di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, akhir Juni lalu.

Kondisi terakhir dugong yang dibawa dari Balai Gondol dalam keadaan beku, dan belum dapat dilakukan nekropsi langsung pada tubuh dugong.

Proses dimulai dengan melakukan thawing (melunakkan) pada tubuh dugong dengan meletakkan dugong pada udara terbuka untuk mempercepat proses pelunakan.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan nekropsi pada tubuh dugong. Mula-mula dengan melakukan pembedahan di bagian kulit untuk mengetahui adanya lebam terkait terjadinya benturan pada mamalia laut tersebut.

Selanjutnya di bedah bagian perut mengambil bagian-bagian abdomen dan beberapa potongan darah untuk sampel yang akan diujikan di laboratorium analitik.

Kemudian lambung dibedah untuk mengambil sisa makanan yang akan uji untuk mengetahui dugaan apakah kematian mamalia ini ada pengaruh terhadap makanannya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BaliBPSPL DenpasarDugongMamalia laut
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Beliikan.id, Hadirkan Hasil Laut yang Bermutu

Next Post

Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Merekam Sejarah Laut Indonesia Melalui Ilmu Paleo Oseanografi

Mahasiswa UNG Kembangkan Bakso dan Nuget Ikan Roa di Desa Bangga, Teluk Tomini

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Mendarat di Iwate Badai Tropis Maria Bergerak di Laut Jepang

KKP Tangkap Kapal Ikan Vietnam dan Malaysia

Gempa Taiwan Menewaskan 1 Orang, 146 Terluka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.