Minggu, Agustus 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

redaksi
5 Juli 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Senyawa Aktif Dalam Air Diduga Penyebab Kematian Dugong di Bali

FOTO: BPSPL DENPASAR

Jakarta – tim dokter dari Iam Flying Vet bersama Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian seekor dugong (Dugong dugon) di Bali.

Dugaan sementara, penyebab kematian ini mengarah pada kasus toksikasi senyawa aktif dalam pakan atau air. Kemudian menyebabkan kematian akut.

Dugong berjenis kelamin betina ini ditemukan mati terdampar di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, akhir Juni lalu.

Kondisi terakhir dugong yang dibawa dari Balai Gondol dalam keadaan beku, dan belum dapat dilakukan nekropsi langsung pada tubuh dugong.

Proses dimulai dengan melakukan thawing (melunakkan) pada tubuh dugong dengan meletakkan dugong pada udara terbuka untuk mempercepat proses pelunakan.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan nekropsi pada tubuh dugong. Mula-mula dengan melakukan pembedahan di bagian kulit untuk mengetahui adanya lebam terkait terjadinya benturan pada mamalia laut tersebut.

Selanjutnya di bedah bagian perut mengambil bagian-bagian abdomen dan beberapa potongan darah untuk sampel yang akan diujikan di laboratorium analitik.

Kemudian lambung dibedah untuk mengambil sisa makanan yang akan uji untuk mengetahui dugaan apakah kematian mamalia ini ada pengaruh terhadap makanannya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BaliBPSPL DenpasarDugongMamalia laut
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Beliikan.id, Hadirkan Hasil Laut yang Bermutu

Next Post

Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Seekor Dugong Mati Terdampar di Sorong

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

1.896 Peserta Mengikuti Ujian Jalur Mandiri CBT di UNG

Bibit Siklon Tropis 92B Mengarah ke Teluk Benggala

Prof Bagir Manan Luncurkan Buku Problematika Pers dan Kualitas Demokrasi

Topan Super Ragasa Mendekati Hong Kong, Sekolah, Kantor dan Tempat Rekreasi Ditutup

Bisnis Telur Penyu Masih Menggiurkan

WMO: Perempuan Paling Terkena dampak Perubahan Iklim dan Cuaca

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.