Kolaborasi ini tidak hanya memungkinkan pengembangan solusi inovatif dan pembuatan kebijakan yang didukung oleh bukti ilmiah, tetapi juga memperluas jaringan dan koneksi yang diperlukan untuk mencapai perubahan yang berkelanjutan dan berdampak besar.
Menurut Direktur Eksekutif FWI Mufti Fathul Barri, FWI sebagai sebuah NGO memiliki pengalaman panjang dalam penelitian dan advokasi di lapangan dan siap membantu FMIPA UNG dalam memperkuat tridarma perguruan tinggi.
Beberapa kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan tersebut, antara lain, FMIPA UNG akan mengirimkan mahasiswa untuk melakukan magang di FWI Bogor.
Magang bagi mahasiswa FMIPA di FWI memiliki berbagai manfaat yang signifikan, yaitu mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dalam lingkungan kerja, mengaplikasikan seluruh teori yang didapat selama kuliah, dan membangun jaringan profesional.
Selain itu, memperluas peluang karir di masa depan, mengembangkan keterampilan praktis seperti komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah, yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Konservasi
FMIPA UNG juga telah membahas perjanjian kerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, pada Senin, 8 Juli 2024.
Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat pimpinan FMIPA dan dihadiri langsung oleh Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Askhari Daeng Masikki, bersama jajarannya.




