Kepala Desa Permata, Minggus Harun, menyambut positif inisiatif mahasiswa KKN, yang melaksanakan pengabdian di Desanya. Menurutnya kerajinan dari batok kelapa memiliki potensi besar yang jika diolah dengan baik dapat menghasilkan nilai ekonomis untuk masyarakat.
Koordinator Desa KKN Permata, Lius Kaaba, mengatakan, batok kelapa sering dianggap sebagai limbah tak bernilai, padahal bisa diubah menjadi peluang besar di tangan yang kreatif.
“Melalui program ini, kami mahasiswa KKN UNG ingin mengajak seluruh masyarakat untuk melihat potensi ini dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomi,” ujarnya.
Pengelolaan Dana Desa
Sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan dana desa, UNG terus memberikan penguatan bagi aparat desa dalam pengelolaan anggaran.
Dukungan tersebut dengan memberikan pelatihan dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berbasis Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP).
Kegiatan pelatihan yang digagas oleh mahasiswa KKN Tematik di Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan aparatur desa, kader kesehatan, hingga perwakilan karang taruna.
Pelatihan mengusum tema Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Penyusunan RAB sesuai Standar Harga Satuan dalam Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Desa.




