Dalam sebuah wawancara dengan DZMM, wakil administrator OCD untuk administrasi, Asisten Sekretaris Bernardo Rafaelito Alejandro IV, mengatakan bahwa kematian tersebut berasal dari Wilayah Davao dan Soccsksargen, yang meliputi 18 di Sarangani, 15 di South Cotabato, 11 di Davao Occidental, dan satu di Davao del Sur.
Alejandro mengatakan mereka sekarang sedang memvalidasi laporan 17 orang hilang, yang dapat dirinci menjadi 13 dari Davao Occidental dan empat di Kota General Santos. Sementara korban yang terluka 630
Angka-angka ini, kata Alejandro, masih perlu divalidasi dan dapat berubah.

4 Juta Pelajar Terdampak Gempa
Lebih dari 4 Juta pelajar, 156 ribu guru dan personel non-pengajar terdampak gempa Sarangani dan gempa susulan di Filipina Selatan. Penilaian awal lebih dari 1.000 ruang kelas mengalami kerusakan ringan hingga total.
Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA), Departemen Pendidikan (DepEd) Filipina, pada hari Selasa (9/6) mengatakan lebih dari 4 juta pelajar terdampak akibat gempa bumi magnitudo 7,8 dan gempa susulan di beberapa bagian Mindanao.
Dalam wawancara teleradio, Wakil Menteri Operasi DepEd Malcolm Garma mengatakan lebih dari 100.000 guru dan personel non-pengajar juga terdampak.
“Lebih dari 4 juta siswa kita yang terdampak. Ketika kita mengatakan terdampak, mereka mungkin terdampak bukan di sekolah tetapi bahkan di rumah mereka, rumah mereka terdampak. Dan juga, sekitar 156.000 tenaga pengajar dan non-pengajar,” katanya.



