Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Menjadi Barometer Kesehatan Bumi, Kini Burung Air Bermigrasi Terancam Punah

redaksi
7 Oktober 2022
Kategori : Konservasi
0
Menjadi Barometer Kesehatan Bumi, Kini Burung Air Bermigrasi Terancam Punah

Burung laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Burung sering disebut sebagai barometer kesehatan Bumi, planet kita. Burung adalah ‘insinyur ekosistem’ karena perannya sebagai penyebar benih, penyerbuk, dan pemulung.

Namun beberapa jenis burung terancam punah. Mengutip Unep.org (6/10) dalam laporan terbaru “State of the World’s Birds” menunjukkan bahwa burung dan planet kita berada dalam masalah. Satu dari delapan spesies burung terancam punah. Status burung dunia terus memburuk.

Laporan tersebut menemukan bahwa burung air yang bermigrasi adalah salah satu spesies yang paling berisiko.

Ancaman terbesar yang dihadapi burung-burung air ini terjadi selama migrasi pulang pergi tahunan antara tempat berkembang biak musim panas di belahan bumi utara dan daerah makan mencari selatan.

Pekan lalu, Negara-negara Anggota, perwakilan organisasi antar pemerintah dan LSM mengadopsi serangkaian resolusi dan pedoman untuk meningkatkan hilangnya keanekaragaman hayati dan konservasi 255 burung air yang terdaftar di bawah Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) yang didukung Perjanjian Burung Air Eurasia Afrika (AEWA).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilangnya keanekaragaman hayati adalah salah satu tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi planet ini saat ini.

Pada tahun 2019, Penilaian Global Platform Kebijakan Sains Antarpemerintah tentang Layanan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem (IPBES) memperingatkan bahwa umat manusia kehilangan keanekaragaman hayati pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Burung AirKonservasiUNEP
Bagikan7Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 96W Berkembang di Timur Laut Kepulauan Mariana

Next Post

Gempa Darat Susulan Masih Terjadi di Tapanuli Utara

Postingan Terkait

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

15 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Next Post
Gempa Darat Susulan Masih Terjadi di Tapanuli Utara

Gempa Darat Susulan Masih Terjadi di Tapanuli Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

PT Pelni Diharapkan Tidak Bergantung pada Subsidi Pemerintah

BMKG Ingatkan Operator Kapal Tak Berlayar Saat Cuaca Ekstrem

Dosen UNG Bergelar Doktor Bertambah

Dompet Dhuafa 27 Tahun Konsisten Kawal Pengentasan Kemiskinan

World Oceans Day, Melindungi Lamun Menyelamatkan Lautan

Laut Sawu Koridor Perlintasan 22 Spesies Mamalia Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.