Darilaut – Topan (Typhoon) Kalmaegi yang mendarat dan melintasi sejumlah wilayah di Filipina telah menewaskan 114 orang. Hingga Kamis (6/11) sebanyak 127 orang dilaporkan hilang.
Trek lintasan topan Kalmaegi saat ini menuju Vietnam. Intensitas topan yang berada di Laut Cina Selatan telah meningkat menjadi topan yang sangat kuat (Very Strong Typhoon), menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) dan Zoom.earth.
JMA memperkirakan topan Kalmaegi mengarah ke barat dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot). Tekanan udara pada pusatnya 940hPa (hektopaskal).
Kalmaegi mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 45 meter per detik (90 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 65 meter per detik (130 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih, menurut JMA, berada di seluruh area 140km (75 NM).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 440 km (240 NM), kata JMA.
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada siang hari, Topan Super ini terletak sekitar 460 kilometer tenggara Da Nang. Diperkirakan bergerak ke barat atau barat laut dengan kecepatan sekitar 28 kilometer per jam menuju Vietnam tengah, kata HKO.
Selain itu, Siklon Tropis ini akan melintasi perairan pedalaman Semenanjung Indochina selama satu atau dua hari ke depan dan secara bertahap menghilang.




