Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

300 Ekor Lobster Amerika Dimusnahkan Balai Karantina Ikan Jakarta

redaksi
21 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
300 Ekor Lobster Amerika Dimusnahkan Balai Karantina Ikan Jakarta

Lobster Amerika, American Lobster. FOTO: NOAA FISHERIES

Darilaut – Sebanyak 300 ekor lobster Amerika (American Lobster) dimusnahkan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Jakarta 1. Lobster yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu berasal dari Amerika Serikat.

“Sama seperti ikan segar asal Jepang, kami juga musnahkan lobster asal Amerika Serikat,” kata Kepala Balai KIPM Jakarta 1, Heri Yuwono.

Menurut Heri, American Lobster terjangkit HPIK jenis Infection With White Spot Syndrome Virus (WSSV). Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan di laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta I.

Ketika diuji banding ke Balai uji Standar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSKIPM), petugas juga menemukan HPIK serupa.

Sumber daya perikanan yang terpapar virus ini bisa memiliki tingkat kematian mencapai 90 persen. Virus ini bisa menjadi ancaman jika dibiarkan.

“Akhirnya kita musnahkan bareng temuan ikan segar yang dari Jepang,” kata Heri.

Balai KIPM mengambil tindakan tegas untuk mencegah agar HPIK tidak masuk dan menyebar ke wilayah perairan Indonesia.

Heri mengatakan pemusnahan dilakukan untuk melindungi budidaya ikan-ikan di Indonesia seperti budidaya sidat, belut, betutu, maupun ikan kerapu.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: American LobsterBKIPMHomarus americanusJakartaKKPNOAA Fisheries
Bagikan5Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sebelum Tertular Monkeypox Pasien Pertama di Indonesia Bepergian ke Luar Negeri

Next Post

Lobster Amerika Dapat Hidup 100 Tahun

Postingan Terkait

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

27 Juni 2026
Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Next Post
Lobster Amerika Dapat Hidup 100 Tahun

Lobster Amerika Dapat Hidup 100 Tahun

Komentar tentang post

TERBARU

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

AmsiNews

REKOMENDASI

Besok AMSI Menggelar IDC 2022

BRIN Membahas Peta Jalan Ekonomi Biru

Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

KPU Kota Gorontalo Seleksi Wawancara Calon Anggota PPS Pilkada

AMSI Menggelar Pelatihan Literasi Berita di Kalimantan Tengah

Hiu Paus 7,4 Meter Mati di Pesisir Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.