Sabtu, Juli 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Nino Kembali, Indonesia Harus Bersiap Menghadapi Kekeringan

redaksi
22 Juni 2023
Kategori : Berita
0
El Nino Kembali, Indonesia Harus Bersiap Menghadapi Kekeringan

Observatorium Bumi-NASA oleh Lauren Dauphin, dengan menggunakan data Copernicus Sentinel yang dimodifikasi (2023) yang diproses oleh Badan Antariksa Eropa dan diproses lebih lanjut oleh Josh Willis, Severin Fournier, dan Kevin Marlis/NASA/JPL-Caltech. GAMBAR: NASA Earth Observatory

Darilaut – Elnino telah kembali. Negara-negara di Pasifik barat seperti Indonesia dan Australia harus bersiap menghadapi fenomena tersebut.

Menurut NASA Earth Observatory’s setelah La Nina tiga tahun berturut-turut, musim semi 2023 menjadi saksi kembalinya El Nino—fenomena iklim alami yang ditandai dengan adanya suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya (dan permukaan laut yang lebih tinggi) di Samudra Pasifik tengah dan timur tropis.

Peristiwa El Nino dihubungkan dengan melemahnya angin timur dan pergerakan air hangat dari Pasifik barat menuju pantai barat Amerika.
Fenomena tersebut dapat berdampak luas, seringkali membawa kondisi yang lebih dingin dan lebih basah ke Barat Daya AS dan kekeringan di negara-negara di Pasifik barat, seperti Indonesia dan Australia.

Pengukuran suhu permukaan laut berbasis satelit dan laut merupakan salah satu cara untuk mendeteksi datangnya El Nino.

Ciri khasnya terlihat dalam pengukuran satelit dari ketinggian permukaan laut, saat suhu laut menghangat. Itu karena air yang lebih hangat mengembang untuk mengisi lebih banyak volume, sementara air yang lebih dingin menyusut.

Peta di atas menggambarkan anomali ketinggian permukaan laut melintasi Samudra Pasifik tengah dan timur yang diamati dari 1–10 Juni 2023.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: El NinoNASA Earth ObservatoryNOAASatelit Sentinel-6 Michael Freilich
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor Mengukuhkan 4 Guru Besar Tetap UNG

Next Post

Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Postingan Terkait

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

11 Juli 2026
Malam Tropis di Eropa

Tempat Terpanas di Eropa

11 Juli 2026

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

Next Post
Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Komentar tentang post

TERBARU

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

Tempat Terpanas di Eropa

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Turki Dirasakan Hingga Jarak 2000 km

Januari – Mei 2020, Terjadi 532 Kali Banjir

Perikanan Tuna, Tangkapan Meningkat Nilai Menurun

Penanganan Paus Terdampar Perlu Partisipasi Masyarakat

16 Provinsi Waspada Potensi Hujan Lebat dan Banjir

Alami Degradasi, Hutan Mangrove Indonesia Masih Bisa Diandalkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.