Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Nino Kembali, Indonesia Harus Bersiap Menghadapi Kekeringan

redaksi
22 Juni 2023
Kategori : Berita
0
El Nino Kembali, Indonesia Harus Bersiap Menghadapi Kekeringan

Observatorium Bumi-NASA oleh Lauren Dauphin, dengan menggunakan data Copernicus Sentinel yang dimodifikasi (2023) yang diproses oleh Badan Antariksa Eropa dan diproses lebih lanjut oleh Josh Willis, Severin Fournier, dan Kevin Marlis/NASA/JPL-Caltech. GAMBAR: NASA Earth Observatory

Darilaut – Elnino telah kembali. Negara-negara di Pasifik barat seperti Indonesia dan Australia harus bersiap menghadapi fenomena tersebut.

Menurut NASA Earth Observatory’s setelah La Nina tiga tahun berturut-turut, musim semi 2023 menjadi saksi kembalinya El Nino—fenomena iklim alami yang ditandai dengan adanya suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya (dan permukaan laut yang lebih tinggi) di Samudra Pasifik tengah dan timur tropis.

Peristiwa El Nino dihubungkan dengan melemahnya angin timur dan pergerakan air hangat dari Pasifik barat menuju pantai barat Amerika.
Fenomena tersebut dapat berdampak luas, seringkali membawa kondisi yang lebih dingin dan lebih basah ke Barat Daya AS dan kekeringan di negara-negara di Pasifik barat, seperti Indonesia dan Australia.

Pengukuran suhu permukaan laut berbasis satelit dan laut merupakan salah satu cara untuk mendeteksi datangnya El Nino.

Ciri khasnya terlihat dalam pengukuran satelit dari ketinggian permukaan laut, saat suhu laut menghangat. Itu karena air yang lebih hangat mengembang untuk mengisi lebih banyak volume, sementara air yang lebih dingin menyusut.

Peta di atas menggambarkan anomali ketinggian permukaan laut melintasi Samudra Pasifik tengah dan timur yang diamati dari 1–10 Juni 2023.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: El NinoNASA Earth ObservatoryNOAASatelit Sentinel-6 Michael Freilich
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor Mengukuhkan 4 Guru Besar Tetap UNG

Next Post

Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

26 Mei 2026
Anggrek Kantung, Masuk Daftar CITES dan Dilindungi

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

26 Mei 2026

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post
Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Kapal Selam Titan Meledak di Dekat Titanic, Lima Orang Tewas

Komentar tentang post

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Angin Kencang Merusak 100-an Rumah

Indonesia Minta Tinjau Ulang Sistem Alokasi Kuota Penangkapan Tuna Sirip Biru Selatan

Bulan Purnama Saat Festival Pertengahan Musim Gugur

Beda dengan Pinokio, Tim Peneliti Temukan Spesies Baru Katak dari Kalimantan

Waspada Potensi Gempabumi dan Tsunami

Gerhana Bulan Penumbra Malam Ini Baru Bisa Disaksikan Tahun 2041

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.