Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4 Terduga Pelaku Pengebom Ikan Ditangkap Polda Gorontalo

redaksi
15 November 2022
Kategori : Berita
0
Dua Daerah Sepakat Berantas Destructive Fishing

Ilustrasi terumbu karang yang rusak karena praktik penangkapan ikan dengan cara yang merusak (destructive fishing), seperti penggunaan bahan peledak (bom ikan) rakitan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tim Gabungan Polairud Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menangkap empat orang terduga pelaku pengebom ikan di perairan Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Pelaku ditangkap saat beroperasi di perairan Pulau Monduli Kecamatan Botumoitu, Boalemo, Minggu (13/11).

Personil gabungan Polairud yang berada di Pos Kecamatan marisa, Pos Wanggarasi dan Pos Tilamuta mengamankan empat orang, serta perahu sope dan mesin tempel tohatsu 50 PK.

Pelaku diduga melalukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom ikan) rakitan. Tim gabungan mengamankan pelaku pada posisi koordinat 00°26’10.6″N 122°15’36.32″E.

Barang bukti berupa perahu sope, mesin tempel tohatsu 50PK, 1 unit kompressor, 1 gelon BBM tohatsu ukuran 25 liter dan 2 box ikan berukuran 2 meter.

Direktur Polairud Kombes Pol Saiful Alam mengatakan penangkapan bermula saat Danpos Polair Unit Marisa menerima laporan dari masyarakat. Selanjutnya, tim berkoordinasi dengan Polair Wanggarasi, serta Polair Tilamuta.

Tim gabungan langsung menuju lokasi pengeboman di perairan Pulau Monduli. Tim mendekati perahu yang dicurigai, namun langsung berusaha untuk kabur.

Menurut Alam, terjadi kejar-kejaran tim Polairud dengan pelaku pengeboman ikan. Terduga pelaku membuang barang berupa bom ikan, aki dan barang-barang lainnya untuk menyingkirkan barang bukti.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BoalemoBom Ikandestructive fishinggorontaloPolairudPolda Gorontalo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tiga Warga Pesisir Barat Meninggal Karena Tanah Longsor

Next Post

Dasar-dasar Bermain Olahraga di 1Win

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Dasar-dasar Bermain Olahraga di 1Win

Dasar-dasar Bermain Olahraga di 1Win

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Gletser Menyusut Berimplikasi Terhadap Kenaikan Permukaan Laut

UNEA-6, UNEP: Planet ini Menghadapi Krisis Perubahan Iklim, Hilangnya Lahan dan Polusi

Akademisi UNG Kritisi Program Makan Berigizi Gratis

Waspada Cuaca Ekstrem Awal Ramadan 4 – 10 Maret

Hadapi Tindakan Balasan, Kementerian Lingkungan Hidup Kumpul Sejumlah Ahli Indonesia

Universitas Tadulako Benchmarking Program Rekognisi Pembalajaran Lampau di UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.