Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini Cara Memanggil Dugong di Alor

redaksi
6 Agustus 2019
Kategori : Berita, Travel
0
Ini Cara Memanggil Dugong di Alor

Dugong (Dugong dugon). FOTO: KEMENTERIAN PARIWISATA

ONESIMUS La’a mengurangi laju perahu. Secara perlahan deru mesin dikurangi, kemudian dimatikan

Di perairan pantai Mali, Onesimus, pawang dugong, mulai menanggil mamalia laut yang juga dikenal dengan sebutan duyung itu.

“Bu lamoli go, mao, hao. Oooo War, Mawar cepat kesini ooo war, ada tamu dari Jakarta ni ooo,” suara Onesimus terdengar.

Tak lama berselang, dugong dengan panggilan “Mawar” ini muncul di permukaan laut.

Mamalia laut dengan nama ilmiah Dugong dugon yang bertubuh besar ini, berenang mengelilingi perahu. Dugong ini berenang di permukaan, dekat perahu. Lamanya, lebih kurang 7 sampai 10 menit.

Inilah salah satu atraksi di perairan pantai Mali. Memanggil dugong.

Keberagaman biota laut di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, yang berjuluk “Bumi Kenari” itu menjadi daya tarik wisatawan untuk melancong ke sana.

Lokasi ini tak jauh dari Bandar Udara Mali. Wisatawan bisa menyaksikan satwa pemakan lamun itu.

FOTO: KEMENPAR

Persahabatan One –sapaan Onesimus– dengan dugong menjadi daya tarik pariwisata.

Persahabatan dengan dugong, terjadi ketika One selesai menanam mangrove di pesisir pantai Pulau Sika, pulau tak berpenghuni di daerah timur laut Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) sejak tahun 1999.

One menanam mangrove satu persatu. Setelah selesai menanam, One mengambil perahu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: DuyungKabupaten AlorKementerian PariwisataWisata Dugong
Bagikan13Tweet8KirimKirim
Previous Post

Mengenal E-logbook dan Observer on Board

Next Post

Jaga Kelestarian Dugong, Bupati Alor Keluarkan Aturan

Postingan Terkait

Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

21 Januari 2026
Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

21 Januari 2026

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

Next Post
Ini Cara Memanggil Dugong di Alor

Jaga Kelestarian Dugong, Bupati Alor Keluarkan Aturan

Komentar tentang post

TERBARU

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Raih Klaster Mandiri Kinerja Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kawanan Lumba-Lumba Terjaring Kapal Nelayan di WPP 573

Sesar Baru, Ini Rekomendasi BMKG untuk Pemda Sumatera Barat

Peringatan Flu Burung di Jepang Level Tertinggi

Physalia physalis, Spesies Ubur-Ubur Paling Berbahaya di Laut

Peluncuran Komoditi Tuna Indonesia di Brussels

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.