Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

redaksi
25 Juni 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

Penyelam mengangkat jaring hantu (Ghost nets) yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Ko Losin, Thailand. Potongan Video/REUTERS.COM

Darilaut – Sebanyak 40 penyelam telah mengangkat jaring ikan yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Teluk Thailand. Kondisi terumbu karang di lokasi yang terkena jaring hantu atau ghost nets tersebut sudah memutih.

Pemindahan jaring ikan ini dilakukan kelompok penyelam sukarelawan, Pusat Penelitian Sumber Daya Pesisir dengan dibantu oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand.

Di lokasi yang dibersihkan tersebut sudah terdapat pemutihan karang di dalam kawasan lindung di sekitar Ko Losin, sebuah pulau kecil berbatu di perairan selatan teluk.

“Jaring hantu adalah masalah besar di Thailand,” kata seorang penyelam yang tergabung dalam relawan SOS Group, Wannapa Thammasangwan, seperti dikutip dari Reuters.com, Senin (21/6).

Wannapa mengatakan jaring, yang berukuran 2.750 sq m (29.601 sq ft), telah berada di daerah sekitar Koh Losin, sekitar 72 km (45 mil) di lepas pantai provinsi Pattani selatan Thailand.

Jaring ikan ini sudah ada di lokasi tersebut selama satu setengah bulan. Wannapa memperkirakan jaring ini bisa berharga lebih dari satu juta baht ($32.000).

Menurut Wannapa, jaring yang diangkat tersebut bukan yang terbesar. Setiap tahun para penyelam melepas jaring seperti ini.

Wannapa dan penyelam lainnya menghabiskan banyak waktu untuk menyelidiki laporan jaring ikan yang merusak terumbu karang di perairan Thailand.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Jaring HantuPenyelamTerumbu KarangThailand
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Komunikasi Sains Penting Bagi Peneliti

Next Post

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Postingan Terkait

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026
Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

3 Juni 2026

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Komentar tentang post

TERBARU

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Januari – Mei, Batam Eskpor Ikan Rp 93,88 Miliar

Sengketa Karya Jurnalistik Ranah Dewan Pers, Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terhadap Tempo Ditolak PN Jaksel

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia

P2O LIPI Luncurkan Aplikasi Seagrass Carbon Converter

Korban Meninggal Banjir Lahar Dingin di Sumatra Barat 37 Orang

Es Laut Berkurang, Perubahan di Arktik dan Antartika Begitu cepat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.