Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

redaksi
25 Juni 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

Penyelam mengangkat jaring hantu (Ghost nets) yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Ko Losin, Thailand. Potongan Video/REUTERS.COM

Darilaut – Sebanyak 40 penyelam telah mengangkat jaring ikan yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Teluk Thailand. Kondisi terumbu karang di lokasi yang terkena jaring hantu atau ghost nets tersebut sudah memutih.

Pemindahan jaring ikan ini dilakukan kelompok penyelam sukarelawan, Pusat Penelitian Sumber Daya Pesisir dengan dibantu oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand.

Di lokasi yang dibersihkan tersebut sudah terdapat pemutihan karang di dalam kawasan lindung di sekitar Ko Losin, sebuah pulau kecil berbatu di perairan selatan teluk.

“Jaring hantu adalah masalah besar di Thailand,” kata seorang penyelam yang tergabung dalam relawan SOS Group, Wannapa Thammasangwan, seperti dikutip dari Reuters.com, Senin (21/6).

Wannapa mengatakan jaring, yang berukuran 2.750 sq m (29.601 sq ft), telah berada di daerah sekitar Koh Losin, sekitar 72 km (45 mil) di lepas pantai provinsi Pattani selatan Thailand.

Jaring ikan ini sudah ada di lokasi tersebut selama satu setengah bulan. Wannapa memperkirakan jaring ini bisa berharga lebih dari satu juta baht ($32.000).

Menurut Wannapa, jaring yang diangkat tersebut bukan yang terbesar. Setiap tahun para penyelam melepas jaring seperti ini.

Wannapa dan penyelam lainnya menghabiskan banyak waktu untuk menyelidiki laporan jaring ikan yang merusak terumbu karang di perairan Thailand.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Jaring HantuPenyelamTerumbu KarangThailand
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Komunikasi Sains Penting Bagi Peneliti

Next Post

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Konflik Memperparah Krisis Kesehatan di Timur Tengah

Ikan Oranye, Spesies Paling Berharga di Selandia Baru

Bibit Siklon Tropis 97S Terletak di Wilayah Top End Australia

KPU Kabupaten Gorontalo Tetapkan Daftar Pemilih Sementara

Musim Hujan, Waspada Bencana dan Peluang Penyebaran Penyakit

Namanya Kuda Laut, Tapi Tergolong Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.