Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

P2O LIPI Luncurkan Aplikasi Seagrass Carbon Converter

redaksi
23 April 2020
Kategori : Berita
0
P2O LIPI Luncurkan Aplikasi Seagrass Carbon Converter

http://scc.oseanografi.lipi.go.id

Darilaut – Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah meluncurkan aplikasi Seagrass Carbon Converter (SCC). Aplikasi berbasis web ini untuk memperkirakan cadangan dan penyerapan karbon di padang lamun.

Melalui aplikasi ini dapat diperkirakan cadangan karbon dan penyerapan padang lamun di perairan Indonesia.

Aplikasi dapat diakses melalui tautan http://scc.oseanografi.lipi.go.id/. Program komputer ini menggunakan variabel kepadatan, biomassa, dan persentase cakupan lamun.

Indonesia memiliki luas padang lamun 293 ribu hektar. Jumlah luasan tersebut adalah yang tertinggi di negara-negara Asia Tenggara. Informasi luasan padang lamun dapat memberikan indikasi kondisi dan potensi secara menyeluruh. Jika luasan terjadi penurunan, ini menunjukkan adanya tekanan atau ancaman pada ekosistem tersebut.

Peneliti mangrove dari P2O LIPI, Aan J. Wahyudi mengatakan, ekosistem pesisir atau vegetasi laut seperti mangrove, rawa air asin, lamun, dan makroalga memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida atmoster melalui proses fotosintesis.

Menurut Aaan, karbon dioksida atmoster yang mengalir dalam siklus yang melewati vegetasi laut disebut dengan istlah karbon biru atau blue carbon.

“Karbon biru juga mengacu pada akumulasi dan penyimpanan karbon organik dalam endapan,” kata Aan, seperti dikutip dari Lipi.go.id, Rabu (22/4).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Karbon BiruLamunMangroveP2O LIPI
Bagikan12Tweet4KirimKirim
Previous Post

AJI Jakarta Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis di Banten

Next Post

Berbagi Hasil Diskusi Online tentang Virus Corona

Postingan Terkait

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

13 Agustus 2026
Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

13 Agustus 2026

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Next Post
Berbagi Hasil Diskusi Online tentang Virus Corona

Berbagi Hasil Diskusi Online tentang Virus Corona

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Keanekaragaman Hayati dan Penyu di Pantai Manado Utara

Bakamla RI Serahkan Proses Hukum 5 Kapal ke Polda Bangka Belitung

Latihan Marpolex, Kapal Patroli Atasi Tumpahan Minyak di Laut

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Banten Hingga Banyuwangi Kawasan Rawan Banjir Rob

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.