Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

redaksi
25 Juni 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

Penyelam mengangkat jaring hantu (Ghost nets) yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Ko Losin, Thailand. Potongan Video/REUTERS.COM

Darilaut – Sebanyak 40 penyelam telah mengangkat jaring ikan yang menutupi terumbu karang di kawasan lindung di Teluk Thailand. Kondisi terumbu karang di lokasi yang terkena jaring hantu atau ghost nets tersebut sudah memutih.

Pemindahan jaring ikan ini dilakukan kelompok penyelam sukarelawan, Pusat Penelitian Sumber Daya Pesisir dengan dibantu oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand.

Di lokasi yang dibersihkan tersebut sudah terdapat pemutihan karang di dalam kawasan lindung di sekitar Ko Losin, sebuah pulau kecil berbatu di perairan selatan teluk.

“Jaring hantu adalah masalah besar di Thailand,” kata seorang penyelam yang tergabung dalam relawan SOS Group, Wannapa Thammasangwan, seperti dikutip dari Reuters.com, Senin (21/6).

Wannapa mengatakan jaring, yang berukuran 2.750 sq m (29.601 sq ft), telah berada di daerah sekitar Koh Losin, sekitar 72 km (45 mil) di lepas pantai provinsi Pattani selatan Thailand.

Jaring ikan ini sudah ada di lokasi tersebut selama satu setengah bulan. Wannapa memperkirakan jaring ini bisa berharga lebih dari satu juta baht ($32.000).

Menurut Wannapa, jaring yang diangkat tersebut bukan yang terbesar. Setiap tahun para penyelam melepas jaring seperti ini.

Wannapa dan penyelam lainnya menghabiskan banyak waktu untuk menyelidiki laporan jaring ikan yang merusak terumbu karang di perairan Thailand.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Jaring HantuPenyelamTerumbu KarangThailand
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Komunikasi Sains Penting Bagi Peneliti

Next Post

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Postingan Terkait

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

21 Juli 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Next Post
Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Karang Merah, Kepala Kambing, Triton, Lola dan Kima Disita Petugas di Baubau

Badai Tropis Damrey Melintas di Dekat Tokyo

Indonesia Selesaikan 11 Komitmen Our Ocean Conference

UNG Selektif Dalam Penggunaan Anggaran

Gubernur Perpanjang Tanggap Darurat di Sulawesi Tengah

Dampak Bibit Siklon Tropis 94W di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.