Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

5 Penyebab Utama Penyebaran Resistensi Antimikroba

redaksi
27 November 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Konferensi Internasional Mengumumkan Penghapusan Pestisida Berbahaya

Penggunaan bahan kimia dapat memberikan dampak buruk di bidang pertanian. FOTO: DARILAUT.ID

Penggunaan obat-obatan yang berlebihan di bidang pertanian masih menjadi kekhawatiran karena para petani di seluruh dunia terus bergantung pada antimikroba. Termasuk untuk menjaga kesehatan hewan dan, dalam beberapa kasus, mendorong pertumbuhan mereka.

Sementara itu, hingga 75 persen antibiotik yang digunakan dalam budidaya perairan mungkin hilang ke lingkungan sekitar. Fungisida, antibiotik, dan bahan kimia lain yang digunakan pada tanaman biasanya diterapkan langsung ke lingkungan dan dapat mengakibatkan konsentrasi polutan lokal yang lebih tinggi yang berdampak pada resistensi antimikroba.

Keempat, pergerakan massal orang

Globalisasi yang pesat telah mengakibatkan meningkatnya jumlah orang dan barang yang bergerak melintasi batas negara. Pada tahun 2019 saja, tercatat 4,5 miliar orang melakukan perjalanan melalui udara.

Perpindahan manusia dalam jumlah besar dapat berkontribusi terhadap beban resistensi antimikroba dengan membiarkan mikroorganisme yang resisten berpindah dari satu belahan dunia ke belahan dunia lainnya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa bakteri resisten antimikroba yang dibawa oleh manusia dapat bertahan hingga 12 bulan setelah perjalanan, sehingga semakin berkontribusi terhadap risiko penularan AMR.

Yang lebih rumit lagi, menurut Badan Pengungsi PBB, saat ini terdapat 110 juta orang yang terpaksa mengungsi di seluruh dunia. Banyak dari mereka tidak memiliki akses terhadap hak-hak dasar termasuk perumahan yang layak, layanan kesehatan, air dan sanitasi, yang merupakan faktor-faktor yang meningkatkan penyebaran AMR.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: FarmasiPerikanan budidayaPertanianPerubahan IklimResistensi AntimikrobaUNEP
Bagikan15Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir

Next Post

Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

Postingan Terkait

La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026
Hujan Masih Mendominasi Kondisi Cuaca Indonesia Hari Ini Hingga 19 Februari

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

16 Juni 2026

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Next Post
Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

TERBARU

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

AmsiNews

REKOMENDASI

Kekayaan Biodiversity Indonesia Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal

TNI Angkatan Laut dan KKP Gagalkan Pengiriman Benih Lobster

Metode Karbon Biru Australia

35 ABK KM Setia Abadi II yang Selamat Diberangkatkan ke Jakarta

Kapal TNI Angkatan Laut Bantu Angkut Pemudik

Banjir Melanda Kabupaten Bogor, Cilacap, Pohuwato dan Katingan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.