Kalimat itu menutup malam dengan keheningan yang hangat, seolah menyadarkan bahwa kebaikan tidak perlu viral, cukup nyata dan tulus.
Dari ”UNG Bersholawat” masyarakat dan mahasiswa belajar satu hal penting, bahwa klarifikasi dan verifikasi bukan hanya tugas wartawan atau pemeriksa fakta, tapi juga kewajiban moral setiap individu beriman.
Di dunia yang penuh kabar simpang siur, tabayun adalah ibadah, dan mencari kebenaran adalah bagian dari zikir itu sendiri. (Novita J. Kiraman)




