Rabu, Desember 17, 2025
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Alat Pendeteksi Getaran Dasar Laut Dipasang di Selat Makassar

redaksi
26 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
Alat Pendeteksi Getaran Dasar Laut Dipasang di Selat Makassar

Dampak gempabumi dan tsunami di Teluk Palu, September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Sementara itu, peneliti Geologi Universitas Cambridge Simone Pili mengatakan, pemilihan lokasi di Selat Makassar mengacu pada peristiwa gempa bumi dan tsunami pada September 2018. Apalagi daerah antara Kalimantan dan Sulawesi terletak dalam suatu zona kompleks interaksi antara lempeng Australia, Pasifik, Filipina dan Sunda serta beberapa microplate.

“Gempabumi Palu menyebabkan longsoran dasar laut berskala besar yang memindahkan sejumlah besar volume air, sehingga tsunami terjadi,” kata Pili.

Untuk membuktikan hal ini, menurut Pili, diperlukan riset lanjutan agar dapat memberikan gambaran secara menyeluruh struktur geologi, seperti Palu-Koro dan zona subduksi di Selat Makassar dan Laut Sulawesi.

Sebagai informasi, OBS merupakan seismometer (alat pendeteksi) yang dirancang untuk merekam gerakan bumi di bawah lautan dan danau dari sumber buatan manusia dan sumber alam. Sensor di dasar laut digunakan untuk mengamati peristiwa akustik dan seismik.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: ESDMgempabumiSelat MakassarTsunami Palu
Bagikan16Tweet3KirimKirim
Previous Post

Satu Korban Kapal Terbalik di Perairan Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Next Post

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Postingan Terkait

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

17 Desember 2025
Analisis BMKG Sulawesi Selatan Berpotensi Cuaca Ekstrem Berupa Curah Hujan Tinggi

Analisis BMKG Sulawesi Selatan Berpotensi Cuaca Ekstrem Berupa Curah Hujan Tinggi

17 Desember 2025

Komitmen Transparansi Berbuah Prestasi, UNG Kembali Raih Predikat Informatif 2025

UNG Asah Peran Strategis Kehumasan dan Kemitraan Lewat Workshop Tata Kelola

Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar, Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih

Siklon Tropis Bakung Melemah di Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 95S Berada di Selatan Kepulauan Aru

Bibit Siklon Tropis 93S Terletak di Selatan Jawa Timur

Next Post
Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Analisis BMKG Sulawesi Selatan Berpotensi Cuaca Ekstrem Berupa Curah Hujan Tinggi

Komitmen Transparansi Berbuah Prestasi, UNG Kembali Raih Predikat Informatif 2025

UNG Asah Peran Strategis Kehumasan dan Kemitraan Lewat Workshop Tata Kelola

Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar, Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih

Siklon Tropis Bakung Melemah di Samudra Hindia

AmsiNews

REKOMENDASI

16 Kapal Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat, Sejumlah ABK Dalam Pencarian

Pemilik Kapal Wisata di Labuan Bajo Sebagian Pengusaha Jakarta

Kemenhub Tingkatkan Keselamatan Pelayaran di Labuan Bajo

Ini Kondisi Cuaca Akhir Tahun

Pimpinan Universitas Thailand dan Indonesia Integrasikan Prinsip ESG PBB

Badai Tropis Trami Menyebabkan 2 Juta Orang Terkena Dampak, 7 Tewas dan 7 Hilang di Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.