Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

redaksi
16 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis Nokaen yang terletak di timur Filipina, Laut Filipina, dapat berdampak hujan dan gelombang tinggi di Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Nokaen memberikan dampak tidak langsung dalam 24 jam hingga 16 Januari 2026 pukul 19.00 WIB terhadap perairan wilayah di Indonesia.

Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat di wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, kata BMKG.

Tinggi gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di wilayah Laut Sulawesi Bagian Timur, perairan Bitung, perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku, perairan Manokwari bagian utara, perairan Raja Ampat bagian utara, perairan Biak bagian utara, perairan Serui, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua.

BMKG mengatakan tinggi gelombang kategori tinggi (2,5 – 4.0 m) di wilayah perairan Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

JTWC mengatakan saat bergerak ke barat laut, Nokaen akan bertemu dengan gelombang dingin timur laut dalam waktu sekitar 2 hingga 3 hari, yang membawa udara yang lebih dingin dan kering.

Interaksi ini akan memperdangkal pusaran lebih lanjut, sehingga rentan terhadap pengaruh pengarah di lapisan bawah.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis NokaenBMKGJTWCLaut FilipinaPAGASA
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

Next Post

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir dan Longsor, Satu Warga Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

Satu Korban Tug Boat Fortunisius 101 Ditemukan di Perairan Bunyu

Bibit 94S Berada di Barat Daya Jakarta, Mendekati Pulau Christmas

Foto: Pengibaran Bendera Merah Putih di Teluk Manado

Transisi Pandemi Covid-19 ke Endemi

Dari Memancing hingga Olahraga Air Ekstrem Bagaimana Budaya Maritim Indonesia Mempengaruhi Aktivitas Olahraga

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.