Jumat, Juli 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

redaksi
16 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis Nokaen yang terletak di timur Filipina, Laut Filipina, dapat berdampak hujan dan gelombang tinggi di Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Nokaen memberikan dampak tidak langsung dalam 24 jam hingga 16 Januari 2026 pukul 19.00 WIB terhadap perairan wilayah di Indonesia.

Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat di wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, kata BMKG.

Tinggi gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di wilayah Laut Sulawesi Bagian Timur, perairan Bitung, perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku, perairan Manokwari bagian utara, perairan Raja Ampat bagian utara, perairan Biak bagian utara, perairan Serui, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua.

BMKG mengatakan tinggi gelombang kategori tinggi (2,5 – 4.0 m) di wilayah perairan Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

JTWC mengatakan saat bergerak ke barat laut, Nokaen akan bertemu dengan gelombang dingin timur laut dalam waktu sekitar 2 hingga 3 hari, yang membawa udara yang lebih dingin dan kering.

Interaksi ini akan memperdangkal pusaran lebih lanjut, sehingga rentan terhadap pengaruh pengarah di lapisan bawah.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis NokaenBMKGJTWCLaut FilipinaPAGASA
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

Next Post

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Postingan Terkait

Bibit 93W di Laut Filipina Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

31 Juli 2026
Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

31 Juli 2026

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Next Post
Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI Gelar Cek Fakta Pilkada 2020 di 16 Wilayah

PBB: Platform Digital Mengancam Demokrasi dan Hak Asasi Manusia

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Pendapatan Pembudidaya Ikan Naik 13,04 Persen

Topan Kuat di Selatan Tokyo, Mengarah ke Barat Barat Laut

Kapal Perintis Tambah Pelabuhan Singgah di Fakfak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.