Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, kita juga perlu membangun visi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan laut dalam Indonesia menuju tahun 2045.
Visi tersebut tidak hanya berorientasi pada eksplorasi, tetapi juga mencakup penguatan observasi laut, pengembangan teknologi kelautan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan data, serta kolaborasi nasional maupun internasional, kata A’an dalam webinar “Deep-Sea Science Forum: Toward Deep Sea Mission 2045”, pada Selasa (4/8).
“Sebagai negara kepulauan sekaligus negara maritim, Indonesia memiliki potensi laut yang sangat besar untuk diteliti dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Namun, kawasan laut dalam Indonesia masih menyimpan banyak pertanyaan ilmiah yang belum terjawab,” ujarnya.
Oleh karena itu, A’an menekankan, upaya memahami laut Indonesia tidak semata-mata untuk memenuhi rasa ingin tahu ilmiah, tetapi juga merupakan kebutuhan strategis dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan
Pembangunan kapasitas riset laut dalam memerlukan kemampuan untuk belajar dari sejarah sekaligus terus berinovasi guna menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Masyarakat, kata A’an.



