“Di Era digital saat ini, sumber informasi sangat banyak sekali bisa didapat dari media sosial yang seolah-olah bekerja sebagai wartawan atau media di mana mudah didapat informasinya,” katanya.
Kehadiran AMSI, kata Wahyu, berperan sangat penting dalam memperbaiki informasi yang hoaks, maka benalu dan wabah digital ini harus kita basmi bersama.
“Dengan adanya MoU ini semoga menjadi sebuah payung untuk kerja bersama sehingga media punya akses jalan masuk yang mudah mendapat data informasi yang kredibel dan sah melalui Pemerintah,” ujarnya.
“Publik perlu diberdayakan dan diberitahu mana yang harus dipilah dan dipilih untuk mendapatakan informasi yang benar.”
Asisten I Pemerintah Kota Manado, mewakili Wali Kota Manado, Heri Saptono, mengatakan Pemerintah Kota Manado sangat mendukung penuh kegiatan AMSI di Manado.
“Kemajuan zaman digital banyak informasi hoax yang menyebar dan AMSI ini adalah salah satu jalan dapat meluruskan informasi hoax itu,” kata Heri.
Dengan adanya MoU ini, menurut Heri, Pemerintah Kota Manado dan AMSI Sulawesi Utara akan terus bekerja sama dan berjalan bersama dalam menyampaikan informasi yang benar dan menangkal informasi hoaks.
“Kita akan punya visi dan misi bersama dalam hal memberantas misinformasi dan disinformasi khususnya di Kota Manado dengan mencerahkan masyarakat,” ujar Heri.





Komentar tentang post