Wilayah yang terletak dekat dengan sumber gempabumi adalah Kabupaten Tojo Una-Una, terutama Pulau Batudaka, Togean, Walea dan Una-una. Morfologi wilayah kabupaten Tojo Una-una umumnya merupakan pegunungan dan perbukitan landai hingga terjal, dan sebagian merupakan pedataran.
Kondisi Batuan
Kecamatan Ampana sebagai ibu kota Kabupaten Tojo Una-Una merupakan daerah dataran dengan kemiringan 0-2 %.
Kawasan ini tersusun oleh batuan berumur Pra Tersier (terdiri – dari batuan metamorf dan meta sedimen), Tersier (terdiri – dari batuan sedimen dan batuan rombakan gunungapi) dan Endapan Kuarter (terdiri – dari endapan aluvial dan rombakan dari batuan sekitarnya).
Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.
Selain itu, morfologi perbukitan terjal yang tertutup oleh batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah atau longsoran apabila dipicu oleh guncangan gempabumi kuat di daerah ini dan juga curah hujan tinggi.
Berdasarkan lokasi pusat gempa dan kedalaman, untuk gempa pada Senin siang, kejadian gempabumi tersebut berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi pusat gempa bumi.





Komentar tentang post