Darilaut – Setelah melintasi selatah Pulau Hainan, Cina, saat ini topan (typhoon) Kajiki berada di Teluk Tonkin, untuk pendaratan di pantai Vietnam, Senin (25/8).
Kajiki terletak 233 km di utara Da Nang, Vietnam, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,4 meter (31 kaki).
Analisis JTWC, lingkungan akan tetap mendukung untuk perkembangan selama 12 jam ke depan. Namun, meskipun suhu permukaan laut hangat, arus naik akan mendinginkan permukaan laut, memicu tren pelemahan ringan selama 12 jam ke depan.
Interaksi topografi setelah pendaratan akan terus melemahkan Kajiki. Pelemahan akan meningkat hingga menghilang dalam 36 jam setelah sistem bergerak melewati pegunungan.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Kajiki mengarah ke barat-barat laut dengan 20 km per jam (11 knot). Tekanan udara pada pusatnya 950 hPa (hektopaskal).
Kajiki mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (80 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (115 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 130 km (70 NM), sedangkan area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 390 km (210 NM).




