Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

redaksi
10 Juni 2021
Kategori : Berita, Laporan Khusus, Sampah & Polusi
0
Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Sampah botol plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

“Inilah yang dikhawatirkan akan berpengaruh pada kesehatan manusia. Jadi, mikroplastik ini merupakan bom waktu bagi kesehatan umat manusia,” kata Reza, seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Bahkan pencemaran yang terus terjadi dikhawatirkan akan berakibat terganggunya kekayaan laut Indonesia.

Menurut Reza, sejauh ini sudah terjadi kenaikan produksi plastik sekitar 380 mio tons pada tahun 2020 dari 15 mio tons pada tahun 1964.

Berdasarkan data UNEP 2018 bahwa terdapat 79% terakumulasi di tempat pembuangan sampah atau berserakan di lingkungan dengan rincian hanya 9% sampah plastik yang dapat didaur ulang dan 12% dengan dibakar.

Lebih parah lagi lapisan plastik di lapisan sedimen dapat menjadi indikator antroposen yang berakibat pada pencemaran tanah yang berkelanjutan.

Reza mengatakan, pencemaran plastik juga menyebabkan kerugian ekonomi sebesar $13 miliar pada ekosistem laut per tahun.

“Sampah plastik laut di Indonesia menurut NPAP adalah 650 ribu ton, sementara menurut World Bank adalah 201-552 ribu ton dan menurut data dari LIPI adalah 270-590 ribu ton,” ujar Reza.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.499 dengan panjang garis pantai 108.000 km. Terdapat 50.875 km2 yang menyumbang 18% luas total terumbu karang dunia dan 65% luas total di Coral Triangle.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Biota LautLIPIMikroplastiksampah plastik
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Sampah Plastik Diubah Jadi BBM

Next Post

Prof John Ario Katili Pernah Ingatkan Patahan Aktif di Teluk Palu

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Jembatan kuning palu

Prof John Ario Katili Pernah Ingatkan Patahan Aktif di Teluk Palu

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Kemdiktisaintek Luncurkan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis di Gorontalo

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG Desa Banuroja Edukasi Pentingnya Pajak Bagi Generasi Muda

Rapat Kerja AMSI Gorontalo Direncanakan di Kapal Tol Laut

Sebagian Wilayah Indonesia Masih Musim Hujan, Kemarau 2025 Cenderung Berdurasi Pendek

Depresi Tropis 03W Berkembang di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.