Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Apa itu Tanaman Transgenik? Ini Penjelasan Ahli Dari BRIN

redaksi
31 Januari 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Apa itu Tanaman Transgenik? Ini Penjelasan Ahli Dari BRIN

Ilustrasi jagung. FOTO: DARILAUT.ID

Ketiga, tuntutan kualitas pangan, makan sehat, bergizi, dan kandungan nutrisi tertentu. Keempat, sumber daya lahan berupa alih fungsi lahan, dan lahan sub-optimal, ujar Joko.

Beberapa tanaman GMO yang sudah dikenal masyarakat, yaitu jagung dan kedelai GMO toleran herbisida yang komersialisasinya sudah cukup masif. Jagung dan kedelai ini sudah disisipi dengan gen toleran terhadap aplikasi herbisida.

Sederhananya, kata Joko, ketika kita menanam jagung dan kedelai GMO di dalam pengendalian gulmanya kita tidak perlu repot untuk mencabuti setiap gulma yang ada di lahan tersebut.

Cukup dengan mengaplikasikan herbisida karena tanaman ini tahan terhadap herbisida, dan gulmanya akan mati. Padi emas juga termasuk tanaman GMO, yang mengandung beta-karoten (pro vitamin A) pada bagian endosperm.

Contoh tanaman GMO lainnya terdiri dari, kentang, tomat, kapas, padi Nue padi yang efisien nitrogen. Untuk tanaman GMO pada level global antara lain, apel, terong, nanas, dan sebagainya.

Joko mengatakan terdapat berbagai keuntungan tanaman GMO, yaitu mengurangi aplikasi herbisida atau pestisida. Mengurangi penggunaan pupuk, adaptasi perubahan iklim, dan produksi yang meningkat.

Rekayasa genetika dapat menjadi pilihan untuk diaplikasikan dalam mengantisipasi perubahan iklim. Produk GMO telah diadopsi secara global dan terbukti banyak memberikan keuntungan.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BRINGenetically Modified OrganismKetahanan PanganPerubahan IklimProduk Rekayasa GenetikaTanaman Transgenik
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Manfaat dan Tantangan Penggunaan WhatsApp Group dalam Organisasi

Next Post

Fakultas Kelautan UNG Perlu Memaksimalkan Laboratorium Alam

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

16 Juni 2026
Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

16 Juni 2026

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Next Post
Fakultas Kelautan UNG Perlu Memaksimalkan Laboratorium Alam

Fakultas Kelautan UNG Perlu Memaksimalkan Laboratorium Alam

TERBARU

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengapa Makan Ikan itu Penting?

Badai Tropis Sepat Terbentuk di Utara Barat Laut Kepulauan Mariana Utara

Hilal 1 Syawal 1446 H Tidak Terlihat di Gorontalo

Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Teluk Tomini Harus Sesuai Prinsip Keberlanjutan

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.