Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nakri Terletak di Selatan Jepang

redaksi
11 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Mengarah ke Okinawa dan Cina Timur Badai Tropis Khanun Akan Menguat Menjadi Topan

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Nakri terletak di selatan Jepang atau timur Kepulauan Amami, pada Sabtu (11/10).

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nakri mengarah ke timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot). Tekanan udara pada pusatnya 994hPa (hektopaskal).

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 23 meter per detik (45 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (65 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 220 km (120 NM) – barat-laut 165 km (90 NM).

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Sabtu pukul 16.00, Nakri berada sekitar 1.160 kilometer barat daya Tokyo dan diperkirakan bergerak ke timur laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi perairan selatan Jepang.

Nakri terletak 343 km di timur laut Pangkalan Udara Kadena, dan telah bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,9 meter (16 kaki).

JTWC mengatakan Nakri telah memulai lintasannya ke arah timur laut. Sistem ini akan terus bergerak ke timur laut selama 3 hari ke depan, sambil menghadapi suhu laut yang semakin hangat (29–30°C) di sepanjang jalurnya.

Tags: Badai Tropis NakriHong Kong ObservatoryJepangJMAJTWC
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kolaborasi Kaltim dan YKAN Perkuat Fondasi Pengelolaan Pesisir Berkelanjutan

Next Post

Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Dicuri Secara Misterius 20 Tahun Lalu, Buku Catatan Charles Darwin Ditemukan Kembali

Road to IDC, Prospek Pariwisata Sulawesi Utara Tumbuh Dinamis

Iduladha 1443 H, Prof Mohammad Nuh: Kita Semua Dikaruniai Kemampuan Menjadi Inovator Kebaikan

Badai Tropis Fengshen Terbentuk di Dekat Filipina

Setiap Hari 100 Kilogram Potasium Sianida Disebar di Lautan Indonesia

Teknologi Penginderaan Jauh, SAR Cocok Dioperasikan di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.