Kamis, Oktober 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Apakah Bakteri “Pemakan Daging” Sudah Ada di Indonesia?

redaksi
1 Juli 2024
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Apakah Bakteri “Pemakan Daging” Sudah Ada di Indonesia?

Bakteri streptococcal toxic shock syndrome (STSS) atau sindrom syok toksik streptokokus. GAMBAR: Japan's National Institute of Infectious Diseases/NHK

Darilaut – Infeksi bakteri yang disebut “pemakan daging”, sindrom syok toksik streptokokus atau streptococcal toxic shock syndrome (STSS)  sedang merebak di Jepang.

Apakah infeksi yang berkembang dengan cepat dan bisa berakibat fatal di Jepang tersebut sudah ada di Indonesia?

STSS disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes kelompok A. Kasus STSS di Jepang telah melampaui 1.000 dan menjadi perhatian global.

Bakteri ini dijuluki “pemakan daging” karena dapat menghancurkan kulit, lemak, dan jaringan di sekitar otot dalam waktu singkat. Penularan STSS terjadi melalui pernapasan dan droplet (percikan ludah atau lendir) dari penderita.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, sampai saat ini di Indonesia belum ada laporan untuk kasus bakteri “pemakan daging” tersebut.

Namun, Kementerian Kesehatan RI terus memantau situasi melalui surveilans sentinel Influenza Like Illness (ILI) – Severe Acute Respiratory Infection (SARI) dan pemeriksaan genomik.

Kasus STSS yang dilaporkan di Jepang, umumnya kasus di rumah sakit yang disebabkan bakteri streptokokus yang biasanya muncul dengan gejala faringitis atau peradangan pada tenggorokan atau faring.

Infeksi STSS bisa berakibat fatal karena pasien dapat mengalami sepsis dan gagal multiorgan. Namun, penyebabnya secara pasti masih belum diketahui karena gejala STSS biasanya ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bakteri Pemakan DagingJepangKementerian KesehatanStreptococcal Toxic Shock SyndromeSTSS
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

KPU Kabupaten Gorontalo Monitoring Pelaksanaan Coklit

Next Post

Pemilih Pun Ikut Mencatat Hasil Pemungutan Suara Ulang di Tuladenggi

Postingan Terkait

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

29 Oktober 2026
Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

29 Oktober 2026

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Dukungan Media Penting untuk Memperkenalkan Produk UMKM ke Pasar yang Lebih Luas

Ketua Umum AMSI: Industri Media Hadapi Tantangan Serius Terkait Kepercayaan Publik

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Next Post
Pemilih Pun Ikut Mencatat Hasil Pemungutan Suara Ulang di Tuladenggi

Pemilih Pun Ikut Mencatat Hasil Pemungutan Suara Ulang di Tuladenggi

TERBARU

Media Siber Tetap Dituntut Menjaga Akurasi Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan Penggunaan AI

Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Media Digital Masuk dalam Industri Kreatif KBLI 58120

Topan In-fa Bergerak Menuju Kepulauan Mariana Utara

Gempa M 6,4 Guncang Maluku Tenggara Barat

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

AmsiNews

REKOMENDASI

Cek Fakta, Anies Baswedan Klaim 15 Juta Orang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Mahasiswa UNG Perkuat Eliminasi Tuberkulosis Lewat Edukasi

Angin Kencang Terjang Gorontalo

Pembatasan Sosial Berskala Besar Tidak Lepas dari Aspek Demografi dan Geografi

Siklon Tropis Narelle Menuju Northern Territory, Australia

Organisasi Meteorologi Dunia: Jurnalis Kunci Melawan Disinformasi Perubahan Iklim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.