Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Api Membakar Hutan dan Lahan di Papua

redaksi
2 September 2026
Kategori : Berita
0
Api Membakar Hutan dan Lahan di Papua

Sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Papua. GAMBAR: European Union, Copernicus Atmosphere Monitoring Service Data

Darilaut – Kebakaran hutan dan lahan banyak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di sejumlah Provinsi di Papua.

Kebakaran di musim kemarau disertai dengan El nino yang menguat, diawali dengan kekeringan yang menyulitkan sumber air bersih di sejumlah wilayah.

Kekeringan dan rentetan kebakaran telah menjadi siklus dengan rangkaian kejadian yang berulang-ulang setiap tahun di sejumlah wilayah. Keanekaragaman hayati, plasma nutfah, satwa liar, serta flora dan fauna lainnya hangus terbakar.

Api yang membakar vegetasi merusak habitat ruang hidup satwa, sumber makanan musnah, serta dapat memicu ancaman lain berikutnya seperti banjir dan berkurangnya mata pencaharian penduduk lokal yang bergantung pada sistem kehidupan hutan dan lahan.

Darilaut.id menyelisik kebakaran hutan dan lahan di berbagai tempat di sejumlah provinsi di Papua.

Berdasarkan aplikasi Zoom.earth dan Gdacs.org, areal yang terbakar, sebaran secara umum ada sembilan titik dengan kode masing-masing GDACS 1030610 Fire 6,480 hektare; GDACS 1030705 Fire 5,469 hektare dan GDACS 1030909 Fire 8,883 hektare.

Kemudian kode GDACS 1031208 Fire 6,574 hektare; GDACS 1031192 Fire 7,589 hektare; GDACS 1031109 Fire 6,926 hektare; GDACS 1031046 Fire 6,118 hektare; GDACS 1031148 Fire 9,500 hektare dan GDACS 1031092 Fire 5,589 hektare.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: BNPBKebakaran HutanKebakaran Hutan dan LahanKementerian KehutananPapua
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Api Membakar Hutan dan Lahan di Bali, Nusa Tenggara dan Maluku

Next Post

UNG Yudisium Perdana Pendidikan Profesi Apoteker

Postingan Terkait

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

4 September 2026
Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

4 September 2026

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

Next Post
UNG Yudisium Perdana Pendidikan Profesi Apoteker

UNG Yudisium Perdana Pendidikan Profesi Apoteker

TERBARU

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

AmsiNews

REKOMENDASI

Efek Garis Geser, Filipina Menghadapi Banjir Dahsyat yang Menewaskan 25 Orang, 26 Hilang

KMP Trans Jawa 9 Kandas di Perairan Pelabuhan Gilimanuk

Di Masa Pandemi Covid-19, Nilai Produksi Perikanan di Bitung 239,2 Miliar

Menanam Karang di Bunaken

Kapal Ikan Malaysia Ditangkap di Karimun dan Selat Malaka

Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.